ilustrasi pertemuan G20 - - Foto: dokumentasi Panitia Presidensi G20
ilustrasi pertemuan G20 - - Foto: dokumentasi Panitia Presidensi G20

G20 Kebut Pembahasan Transisi Energi

Ekonomi Energi Terbarukan Energi Bersih G20 Transisi Energi Pertemuan G20 Presidensi G20 Side Event G20
M Ilham Ramadhan • 28 April 2022 19:30
Jakarta: Negara anggota G20 mengebut pembahasan transisi energi dari fosil ke energi baru terbarukan. Hal itu menjadi wujud komitmen penerapan energi bersih ramah lingkungan untuk kepentingan di masa mendatang.
 
"Bahkan di tengah perang di Ukraina dan semua harga energi naik, dorongan untuk agenda keuangan berkelanjutan dan juga lebih khusus pada transisi di bidang keuangan pasti semakin kuat," tutur Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam CSIS Global Dialogue 2022, Kamis, 28 April 2022.
 
Komitmen itu, juga digaungkan dalam forum lain seperti G7. Negara-negara Eropa yang pada dasarnya paling terdampak kenaikan harga energi justru kian terpacu menyuarakan transisi energi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Jerman misalnya, kerap menyuarakan untuk mempercepat implementasi transisi dari energi fosil ke energi hijau. Karenanya, dalam kelompok kerja keuangan berkelanjutan di forum G20 pembahasan menyeluruh ihwal energi bersih menjadi semakin intens.
 
Apalagi Tiongkok dan Amerika Serikat duduk sebagai ketua dalam kelompok kerja tersebut. "Jadi, sangat menarik untuk melihat bagaimana negara maju dan negara berkembang sekarang mengatasi gagasan transisi ini dengan sangat kuat, bahkan dalam situasi seperti ini," jelas Febrio.
 
Indonesia, lanjutnya, juga menempatkan diri pada posisi yang sama, yakni mendorong percepatan transisi energi. Saat ini 68 persen energi yang digunakan Indonesia bersumber dari batu bara. Karenanya pengurangan pemanfaatan batu bara secara bertahap telah dipetakan sedari dini.
 
Tujuan pengurangan energi fosil sedianya tidak sekadar untuk kepentingan saat ini, melainkan pada jangka menengah dan panjang. Untuk itu, sebagai Presidensi G20 2022, Indonesia berupaya mencapai konsensus soal energi hijau.
 
Namun diakui Febrio, pendanaan pada energi bersih masih menjadi pembahasan yang cukup menantang. Sebab, tiap negara memiliki tujuan dan kapasitas tertentu untuk mengimplementasikan energi hijau.
 
Diketahui, Presidensi G20 Indonesia mengangkat tiga topik utama untuk dibahas, yakni arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi berbasis digital, dan transisi energi. Tiga topik besar berada dalam satu tema recover stronger, recover together dengan prinsip tak ada satu negara yang tertinggal dalam pemulihan akibat krisis.
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif