Ilustrasi. Foto: Dok.Kementerian ESDM
Ilustrasi. Foto: Dok.Kementerian ESDM

Penyesuaian Harga Gas Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Ekonomi pupuk Kementerian ESDM Gas Industri
Husen Miftahudin • 30 Juli 2020 22:03
Jakarta: Kebijakan penyesuaian harga gas bumi dari Kementerian ESDM dinilai akan meningkatkan daya saing industri nasional, termasuk industri pupuk. Karena gas alam merupakan bahan baku penting untuk memproduksi pupuk bersubsidi jenis Urea, NPK, dan ZA.
 
"Bahkan komponen biaya gas memiliki porsi hingga 70 persen dalam struktur biaya produksi pupuk Urea. Sehingga dengan adanya penyesuaian harga gas ini dampaknya tentu akan mendukung ketahanan pangan nasional," kata Direktur Utama Petrokimia Gresik Rahmad Pribadi dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Kamis, 30 Juli 2020.
 
Adapun penyesuaian harga gas bumi diatur untuk tujuh sektor, salah satunya industri pupuk. Harga pada titik serah pengguna (plant gate) ditetapkan pada kisaran harga USD6 per MMBTU (Million British Thermal Units).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Dengan penyesuaian harga gas terbaru ini, kami memproyeksikan Petrokimia Gresik dapat menghemat biaya sebesar Rp743,97 miliar,” ujar Rahmad.
 
Menurutnya penyesuaian harga gas membantu meningkatkan efisiensi perusahaan dalam menghadapi persaingan global. Efisiensi ini sejalan dengan program Transformasi Bisnis yang dijalankan Petrokimia Gresik sejak 2019 melalui perbaikan dan peningkatan efisiensi value chain.
 
"Apabila value chain mencapai tahapan paling efektif dan efisien, tentu harga pokok penjualan produk Petrokimia Gresik dapat lebih kompetitif, sehingga dapat meningkatkan daya saing di pasar global," ucap dia.
 
Lebih lanjut Rahmad menyampaikan bahwa tahun ini Petrokimia Gresik akan bertransformasi dari Single Industry Firm menjadi Related Diversified Industry dengan meneruskan hilirisasi produk. "Untuk itu, kita juga akan mengkaji produk hilir berbasis gas alam yang mempunyai nilai tambah yang besar," imbuh Rahmad.
 
Salah satunya adalah Soda Ash, yang akan memanfaatkan gas CO2 hasil samping dari Pabrik Amoniak sebesar 174 ribu ton. Melalui program hilirisasi ini diharapkan Petrokimia Gresik akan semakin mampu meningkatkan profitabilitas sebagai bagian dari perusahaan milik negara.
 
Penyesuaian harga gas, lanjut Rahmad, juga berdampak positif dalam mengefisienkan dana subsidi yang dibayar oleh pemerintah melalui APBN. Melalui efisiensi tersebut, pemerintah memiliki opsi untuk menambah kuantum produksi pupuk bersubsidi bagi petani. Efisiensi tersebut juga dapat digunakan untuk peningkatan kualitas produk dan pelayanan dari Petrokimia Gresik.
 
"Sehingga pada akhirnya kebijakan penyesuaian harga gas ini akan dirasakan oleh petani di seluruh nusantara," urainya.
 
Pada 2020 ini, Petrokimia Gresik mendapat amanah atas alokasi penyaluran pupuk bersubsidi sebesar 4,7 juta ton atau 59 persen dari total alokasi nasional (7,9 juta ton) yang menjadi tanggung jawab holding company PT Pupuk Indonesia (Persero). Selain itu, Petrokimia Gresik juga menyediakan pupuk non-subsidi untuk mengantisipasi lonjakan permintaan petani, terutama saat musim tanam.
 
"Sektor pertanian menjadi salah satu pilar pengaman bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi wabah covid-19. Produksi pertanian harus tetap berjalan bahkan semakin digenjot untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan pangan yang sehat, guna menjaga dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, sarana produksi pertanian, termasuk pupuk, harus selalu terjamin ketersediaannya, baik secara kuantitas maupun kualitas," pungkas Rahmad.
 
Terkait penyesuaian harga gas, Petrokimia Gresik mengimplementasikannya dengan melakukan penandatanganan seluruh Letter of Agreement (LoA) dengan penyedia gas alam sejak Mei sampai dengan Juli 2020. Perusahaan juga melakukan penandatanganan dengan Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), dan menandatangani LoA dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) lainnya, yaitu Kangean Energy Indonesia (KEI) dan Pertamina Hulu Energi-West Madura Offshore (PHE WMO).

 

(DEV)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif