Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut antusiasme masyarakat untuk program kartu prakerja cukup tinggi. Bahkan para pendaftar yang masuk datang dari berbagai daerah di Indonesia
"Kami menerima dari Jawa Barat, sampai dengan Gorontalo, jadi dari timur ke barat termasuk Aceh dan Papua Barat," kata dia dalam video conference di Jakarta, Kamis, 16 April 2020.
Hingga pukul 16.00 WIB sore ini, sebanyak 5.965.048 orang mendaftarkan diri untuk program kartu prakerja. Dari total itu, 4.428.669 peserta telah melakukan verifikasi email, dan 3.294.190 peserta telah diverifikasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Berdasarkan wilayahnya, Airlangga menyebut pendaftar datang dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, dan Banten. Kelima daerah ini memang yang paling terdampak penyebaran virus korona (covid-19), termasuk perekonomiannya.
"Akibat pandemi ini, terjadi kebutuhan meningkat bagi mereka yang ter-PHK atau dirumahkan atau UMKM yang mengalami kesulitan beroperasi," jelas dia.
Sementara dari sisi usia, pemerintah mencatat mayoritas pendaftar kartu prakerja adalah mereka yang berusia antara 18 hingga 25 tahun. Meski begitu, ada pula pendaftar yang berusia 25 hingga 35 tahun.
"Ini menunjukkan program kartu prakerja yang seluruhnya end to end digital, ternyata diminati dan mendapatkan respons dari masyarakat," pungkasnya.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan