Ilustrasi BBM Bersubsidi. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi BBM Bersubsidi. Foto: MI/Ramdani

Sepanjang 2022, Ada 49 Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Paling Banyak Penyelundupan

Annisa ayu artanti • 15 Agustus 2022 13:07
Jakarta: Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) mencatat setidaknya ada 49 kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi sepanjang tahun ini.
 
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Alfian Nasution mengatakan, 49 kasus itu telah dilakukan penindakan oleh kepolisian.
 
"Pertamina Patra Niaga sangat mengapresiasi dan mendukung langkah Polri untuk melanjutkan pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi dan menindak oknum yang melakukan tindakan tersebut," katanya melalui keterangan tertulis, Senin, 15 Agustus 2022.

 
Baca juga: Menkeu Minta Pertamina Kendalikan Konsumsi Pertalite

Ia menjelaskan, berdasarkan data BPH Migas hingga Mei 2022 saja, setidaknya volume penyalahgunaan BBM subsidi sudah mencapai 257.455 liter.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari total volume yang diduga diselewengkan tersebut, sebanyak 231.455 liter terbukti merupakan volume yang memenuhi unsur pidana.
 
Dari banyaknya kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi itu, paling banyak modusnya adalah melakukan penimbunan dan penyelundupan BBM subsidi, pembelian BBM subsidi dengan jeriken tanpa izin untuk dijual kembali, dan penjualan BBM bersubsidi untuk pelaku industri.
 
“Masih terjadinya penyalahgunaan BBM bersubsidi mendorong Pertamina Patra Niaga untuk terus melakukan koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak, ini tidak dapat dilakukan sendirian," jelasnya.
 
Menurutnya, selain regulasi, pengawasan bersama adalah cara yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kembali penyalahgunaan agar BBM subsidi ini disalurkan dengan tepat sasaran.
 
Pasalnya, BBM bersubsidi ini menjadi sangat penting karena dalam BBM bersubsidi ini terdapat anggaran negara.

 
“Anggaran subsidi di 2022 mencapai lebih dari 500 triliun, ada uang negara dan hak masyarakat yang berhak menikmati BBM dengan harga terjangkau pada BBM subsidi yang kami salurkan,” ucapnya.

 
(ANN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif