Ilustrasi Digitalisasi. Foto: Medcom
Ilustrasi Digitalisasi. Foto: Medcom

Ekonomi Digital Beri Dampak Kuat pada Perekonomian RI

Annisa ayu artanti • 08 Agustus 2022 20:01
Jakarta: Perkembangan ekonomi digital yang tumbuh cepat akibat pandemi covid-19 dinilai sangat memberi dampak positif yang sangat kuat bagi perekonomian RI, terutama dari sisi produktivitas dan efisiensi.
 
"Digitalisasi tentu akan meningkatkan efisiensi. Semakin efisien proses transaksi ekonomi akan mendorong kenaikan produktivitas. Hal ini merupakan dampak langsung dari perekonomian digital, yaitu peningkatan produktivitas," ujar Head of Mandiri Institute, Teguh Yudo Wicaksono, Senin, 8 Agustus 2022.
 
Teguh menjelaskan, saat ini penetrasi internet di Indonesia meningkat menjadi 72,87 persen. Peningkatan tersebut didukung oleh perbaikan infrastruktur internet dan telekomunikasi yang terus merata ke seluruh pelosok Indonesia.

"Infrastruktur digital dan telekomunikasi yang luas merupakan prasyarat mutlak bagi ekonomi digital," ucapnya.
 
Lebih lanjut, Teguh membeberkan, dampak lain dari ekonomi digital adalah semakin luasnya akses pasar. Saat ini para di era digitalisasi merchants/sellers dapat menjangkau konsumen lebih luas tidak hanya di suatu daerah atau kawasan saja. Menurutnya hal tersebut sangat penting bagi pengusaha kecil dan UMKM yang memiliki kendala dalam menjangkau pasar yang luas tersebut. 
 
"Kemajuan teknologi juga membantu bisnis tradisional yang sudah ada untuk masuk dan berkembang bersama digital commerce, sehingga produk lokal maupun UMKM juga mampu menjaring konsumen di daerah lain yang sebelumnya tidak terjamah," ujarnya.
 
Sejauh ini laporan dari Asosiasi E-commerce Indonesia (idEA) mencatat, sekitar 19 juta Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berjualan di platform digital yang berada di bawah naungan mereka. Sebanyak 10 juta UMKM bergabung digital sejak pandemi covid-19.
 
Sementara di sisi lain, konsumen juga dapat mencari penjual yang sesuai dengan kebutuhannya. Kondisi itu mendorong terbukanya opsi multisaluran yang akan meningkatkan kesejahteraan konsumen (welfare improving) karena konsumen dapat memilih penjual yang sesuai.
 
"Kami juga melakukan tracking melalui Mandiri Spending Index yang menyatakan tingkat konsumsi retail selama pandemi sangat terbantu oleh adanya digitalisasi ekonomi, baik dari sisi penjualan, belanja maupun pembayaran. Hal ini merupakan paduan holistik yang juga mendukung ekonomi domestik Indonesia agar dapat selalu tumbuh dengan baik," jelasnya.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan