Ilustrasi ekonomi biru - - Foto: Medcom
Ilustrasi ekonomi biru - - Foto: Medcom

Konsep Ekonomi Biru Jadi Acuan Sektor Kelautan yang Berkelanjutan

Ekonomi Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan ekonomi berkelanjutan Ekonomi Biru
Antara • 12 Mei 2022 14:38
Jakarta: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan penerapan konsep ekonomi biru menjadi acuan utama dalam rangka mendorong sektor kelautan berkelanjutan.
 
"Kami ingin memastikan bahwa sumber daya perikanan kita akan lebih berkelanjutan. PDB perikanan, ekspor, dan pasar perikanan dunia perlu ditingkatkan masing-masing dua persen, tujuh persen, dan 1,8 persen per tahun," kata Trenggono dalam rilis, Kamis, 12 Mei 2022.
 
Trenggono menjelaskan pangsa pasar dan produksi perikanan RI diproyeksikan meningkat dan lebih banyak perikanan budidaya daripada perikanan tangkap di tahun-tahun mendatang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Karenanya, ia mengajak perguruan tinggi atau kampus berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program ekonomi biru di Indonesia.
 
KKP, lanjutnya, juga telah menyusun skenario penerapan ekonomi biru secara holistik guna memulihkan kesehatan laut dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kelautan yang berkelanjutan di tingkat nasional dan daerah.
 
Skenario tersebut meliputi ekosistem laut sehat dan berkelanjutan, penangkapan ikan sesuai dengan potensi lestarinya yakni terukur berbasis kuota, budidaya ikan ramah lingkungan dan efisien, pengawasan integratif, terdapat partisipasi aktif masyarakat, peningkatan nilai tambah, dan tersedianya layanan sosial ekonomi, kesehatan, pendidikan bagi masyarakat kelautan.
 
Beberapa strategi dalam implementasi kebijakan ekonomi biru di Indonesia, di antaranya berupa penataan pemanfaatan ruang laut untuk perlindungan ekosistem pesisir dan laut.
 
Kemudian memperluas zona inti dan peningkatan kualitas kawasan konservasi perairan hingga 30 persen dari luas laut Indonesia untuk meningkatkan fungsi serapan karbon.
 
Selanjutnya menjaga keberlanjutan sumber daya ikan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan nelayan dengan program penangkapan ikan terukur berbasis kuota, serta menjaga daya dukung lingkungan dengan budidaya ramah lingkungan untuk kesejahteraan termasuk masyarakat pesisir.
 
"Terdapat tiga fase utama untuk transformasi perikanan sampai 2045. Pertama yakni meletakkan fondasi yang kuat antara lain dengan menerapkan manajemen kuota perikanan tangkap dan restrukturisasi ekonomi nelayan dan pembudidaya ikan, percepatan pertumbuhan sebagai fase kedua yang berfokus pada ekonomi biru, serta fase ketiga memperkuat pertumbuhan," pungkas dia.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif