Ilustrasi. FOTO: Kementerian ESDM
Ilustrasi. FOTO: Kementerian ESDM

PLN-PTBA-KAI Siap Kompak Amankan Pasokan Batu Bara

Annisa ayu artanti • 16 Februari 2022 21:12
Jakarta: PT PLN (Persero), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berusaha menyediakan listrik yang andal bagi masyarakat. Salah satu cara yang dilakukan yakni ketiganya menandatangani Head of Agreement (HoA) untuk mengamankan pasokan batu bara demi mendukung ketahanan energi nasional.
 
Direktur Energi Primer PLN Hartanto Wibowo mengatakan kerja sama ini menjadi bukti PLN berkomitmen untuk meningkatkan security of supply batu bara secara berkelanjutan.

 
"Kami berharap dengan penandatanganan HoA ini, pelaksanaan sinergi BUMN rantai pasok batu bara dapat terlaksana dengan baik untuk mendukung ketahanan energi nasional," ujarnya, dalam keterangan tertulisnya, Rabu, 16 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dengan adanya HoA ini, Hartanto menambahkan, kajian komprehensif terkait rencana kerja sama, mulai dari skema kerja sama dan model bisnis yang memungkinkan, teknis dan operasional, harga dan keekonomian, lingkungan dan keselamatan kerja, regulasi dan manajemen stakeholder, hingga analisa risiko akan mulai dilakukan.
 
Kajian ini nantinya akan menjadi guidance bagi PTBA, KAI, dan PLN untuk menjalankan peran masing-masing dalam kerja sama ini dengan baik. "Sehingga sinergi yang dilaksanakan akan memberikan nilai tambah yang besar dan dirasakan manfaatnya bagi seluruh stakeholder, ketiga perusahaan, serta masyarakat luas," ucap dia.
 
Hartanto menegaskan kerja sama tersebut bersifat jangka panjang. Saat ini ketiga BUMN akan mengebut kajian kerja sama sehingga diharapkan pada 2025, dari MoU yang disepakati hari ini bisa terjadi pengiriman perdana batu bara menggunakan moda kereta api.
 
"Ini kolaborasi yang luar biasa, kita akan kerja sama menyiapkan rencana kerja sehingga 2025 bisa segera direalisasikan," imbuh dia.
 
Sementara itu, Direktur Pengembangan Usaha PTBA Rafli Yandra menyambut baik penandatanganan HoA. Menurut Rafli, penandatanganan HoA menjadi tonggak pencapaian baru dalam kerja sama sinergi BUMN yang diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi kelistrikan nasional.
 
"Ini sinergi yang positif, PTBA sebagai pemilik sumber cadangan batu bara terbanyak siap memasok kebutuhan PLN,” tutur Rafli.
 
PTBA sudah lama bekerja sama dengan PLN dalam memasok kebutuhan batu bara memakai moda transportasi kereta api. Sejak 1980, PTBA memasok kebutuhan batu bara PLN khususnya untuk PLTU Suralaya.
 
"Melalui kesepakatan ini, maka kerja sama dan sinergi ini kita tingkatkan kembali. Melalui sinergi ini kita akan meningkatkan pasokan batu bara hingga 20 juta ton untuk PLN sehingga PLN bisa secure dalam hal pasokan bahan bakar,” lanjutnya.
 
Direktur Niaga KAI Dadan Rudiansyah menambahkan, KAI ingin turut serta dalam memastikan pasokan bahan baku untuk pembangkit aman. Keterlibatan KAI sebagai bentuk nyata dalam turut serta menjaga ketahanan energi melalui angkutan kereta api yang dapat diandalkan.
 
Angkutan barang menggunakan Kereta Api memiliki berbagai keunggulan seperti aman, tepat waktu, serta ramah lingkungan. Batu bara sendiri merupakan komoditi dengan volume paling besar dalam angkutan KAI, di mana pada 2021 jumlahnya mencapai 76 persen dari keseluruhan angkutan barang KAI.

 
"HoA ini merupakan suatu terobosan serta langkah yang baik dan diharapkan dapat terselenggara secepatnya dengan mengedepankan Good Corporate Governance (GCG). Ke depan KAI juga akan mempersiapkan investasi khusus untuk project ini," pungkas Dadan.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif