Ilustrasi smelter - - Foto: dok PT Antam
Ilustrasi smelter - - Foto: dok PT Antam

Populer Ekonomi: Smelter Freeport hingga Tekanan Saham Teknologi

Desi Angriani • 27 Mei 2022 08:54
Jakarta: Berita terpopuler ekonomi Medcom.id pada Kamis, 27 Mei 2022 menyoroti progres pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) PT Freeport Indonesia di Gresik yang sudah mencapai 30 persen.
 
Masih ada berita lainnya yang juga masuk dalam daftar populer harian. Berikut rangkuman berita selengkapnya.

1. Freeport Indonesia: Progres Pembangunan Smelter Sudah 30%

PT Freeport Indonesia (PTFI) melaporkan progres pembangunan fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) yang berlokasi di Gresik hingga April lalu sudah mencapai 30 persen dengan investasi sebesar USD920 juta.
 
Baca selengkapnya di sini

2. Indonesia Masih Membutuhkan Impor Daging dan Bibit Hewan Ternak

Indonesia dinilai masih membutuhkan impor daging dan bibit hewan ternak untuk memenuhi kebutuhannya. Mengurangi impor tanpa didukung adanya revitalisasi pada sektor peternakan hanya akan menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca selengkapnya di sini

3. RI-Inggris akan Teken Kerja Sama Investasi di 3 Sektor Prioritas

Pemerintah Indonesia dan Inggris akan menandatangani kerja sama terkait investasi di tiga sektor prioritas pada puncak acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022 berlangsung di Bali, November 2022.
 
Baca selengkapnya di sini

4. Tekanan Saham Teknologi hanya Sementara

Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) David E. Sumual menilai kenaikan di sejumlah saham emiten sektor teknologi didorong oleh optimisme ekonomi digital Indonesia bisa tumbuh dan sebagian investor yang menilai fundamental perusahaan teknologi cukup baik.
 
Baca selengkapnya di sini

5. OJK: Profil Risiko Lembaga Jasa Keuangan April 2022 Masih Terjaga

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan profil risiko lembaga jasa keuangan pada April 2022 masih relatif terjaga dengan rasio Non Performing Loan (NPL) gross perbankan tercatat sebesar 3,00 persen (NPL net: 0,83 persen).
 
Baca selengkapnya di sini
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif