Kemudian, sebanyak 17.995 orang di regional Sumatera dan Kalimantan (Sumkal), serta 11.285 personel untuk regional Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara (Sulmapana). Upaya itu dilakukan guna meningkatkan kesiapan instalasi baik jaringan, transmisi, distribusi, gardu hubung, maupun kesiapan pembangkit dan ketersediaan energi primer.
"Serta kesiapan operasi dan personel sehingga dapat memperkecil kemungkinan terjadi gangguan selama periode siaga dari 18 Desember 2021 hingga 8 Januari 2022," jelas Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Agung Murdifi, dalam keterangan resminya, Selasa, 21 Desember 2021.
Sebagai langkah antisipasi, lanjut Agung, PLN juga menyiapkan peralatan tambahan untuk memperkuat keandalan pasokan listrik mulai dari UPS, trafo mobile, hingga genset. Untuk regional Sumkal disiapkan 874 unit genset, Uninterrupted Power Supply (UPS), Unit Gardu Bergerak (UGB), serta 2.421 mobil dan motor.
Regional Sulmapana
Sementara regional Sulmapana, PLN menyiapkan 722 genset, UPS, dan UGB sebagai backup pasokan listrik dan 1.446 kendaraan. Di Jamali, PLN menyiapkan 761 unit genset, UPS, dan UGB serta 1.838 kendaraan."Tak hanya itu, PLN juga mendirikan 2.702 posko yang siap memberikan pelayanan prima kepada pelanggan di Tanah Air. "Tentunya, di tengah kondisi pandemi covid-19 PLN memastikan SOP Protokol Kesehatan Covid-19 tetap dilaksanakan oleh petugas PLN selama dalam pelaksanaan siaga Natal dan tahun baru," pungkas dia.
Bagi pelanggan yang membutuhkan layanan PLN dapat diakses melalui aplikasi PLN Mobile atau menghubungi layanan Contact Center PLN 123.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News