Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki. FOTO: Kemenkop UKM
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki. FOTO: Kemenkop UKM

Peternak Ayam Kampung Didorong Gabung dengan Koperasi

Ekonomi peternakan Kementerian Koperasi dan UKM harga ayam koperasi
Ilham wibowo • 01 September 2020 11:34
Jakarta: Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyarankan peternak unggas yang masih di level mikro dan kecil bergabung dengan koperasi. Dengan bergabung skala bisnis yang lebih besar bisa didapat lantaran proses produksi dan pemasaran dilakukan secara efisien.
 
"Peternak ayam yang umumnya UMKM merupakan salah satu motor penggerak ekonomi rakyat. Pemerintah berkomitmen melindungi dan membantu mereka untuk bisa tumbuh melalui koperasi, karena saat ini peternak perorangan atau skala kecil akan susah bersaing di pasar," kata Teten, melalui keterangan tertulisnya, Selasa, 1 September 2020.
 
Menurut Teten koperasi agribisnis yang melibatkan banyak peternak mandiri berpeluang menjadi usaha besar seperti yang telah berlangsung di Belanda dan Selandia Baru. Serapan hasil produksi juga terjamin lantaran jaringan pasar yang lebih luas saat berkoperasi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Memperkuat koperasi peternakan, termasuk perunggasan memang harus dilakukan agar usaha mereka dapat lebih berkembang," tuturnya.
 
Teten optimistis UMKM peternak ayam kampung akan lebih cepat pulih dan berkembang setelah pandemi covid-19 berakhir. Komoditas ini bisa dijadikan alternatif sumber protein hewani lantaran konsumsi perkapita ayam di Indonesia tercatat masih rendah yakni 12-13 kilogram per kapita per tahun.
 
"Apabila peningkatan konsumsi dapat terealisasi dengan baik, dampaknya bakal menstabilisasi kembali harga ayam peternak. Lebih penting akan terjadi keseimbangan yang berkelanjutan antara produksi dengan konsumsi secara nasional," ujarnya.
 
Ketua Umum Koperasi Pinsar Indonesia Singgih Januratmoko menambahkan koperasi bisa menjadi pilihan pengembang usaha secara kekeluargaan. Jaringan koperasi memungkinkan untuk pengelolaan usaha mulai dari pengadaan pengadaan bahan baku pakan, pabrik pakan, pembibitan dan pemasaran produk hilir.
 
"Membentuk koperasi mulai dari primer, sekunder dan induk saat ini sudah keharusan jika peternak mandiri maju menjalankan usahanya,. Kami berharap koperasi ini bisa jadi alternatif bagi industri perunggasan di Tanah Air," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif