NEWSTICKER
Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fatahilah
Ilustrasi. Foto: MI/Bary Fatahilah

Jual Barang Mahal, 3.000 Pedagang Shopee Ditindak

Ekonomi masker virus corona
Annisa ayu artanti • 26 Maret 2020 15:43
Jakarta: Shopee Indonesia telah menindak 3.000 mitra penjual yang aji mumpung menaikkan harga barangnya di atas harga wajar selama virus korona mewabah.
 
Public Relation Lead Shopee Indonesia Aditya Maulana mengatakan pihaknya selalu memantau aktivitas perdagangan di marketplace berlogo oranye tersebut. Termasuk pemantauan harga jual barang yang dilakukan oleh mitra-mitranya.
 
"Kita melakukan kontrol apakah ada penjual toko nakal yang manfaatkan situasi ini. Sejauh ini lebih dari 3.000 toko yang sudah kami tindak dan ini tentu tanggung jawab sosial kami sebagai e-commerce," kata Aditya dalam konferensi video di Jakarta, Kamis, 26 Maret 2020.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adit menjelaskan, intervensi harga suatu barang di marketplace tidak mudah dan memiliki banyak tantangannya. Ia menyebut tantangan pertama adalah pihaknya harus menyortir seluruh mitra jual Shopee. Saat setidaknya tercatat ada tiga juta pengguna aktif Shoppe.
 
Lalu kedua, pihaknya juga harus bisa memastikan produk yang dijual oleh mitra layak untuk digunakan pengguna dan harganya tidak melewati daya beli masyarakat.
 
"Jadi sebenarnya intervensi harga itu sangat banyak tantangannya," ucapnya.
 
Oleh karena itu, untuk mengurangi kasus-kasus seperti ini, tidak hanya dilakukan oleh Shopee sepihak, tetapi harus ada bantuan dari mitra jual dan mitra beli Shopee serta pemerintah. Semua elemen diminta untuk lebih mengedukasi mengenai berbelanja di dunia maya sehingga tercipta iklim usaha yang kondusif.
 
Sebelumnya, Tokopedia juga sudah menindak tegas kepada pelaku usaha yang menjual produk kesehatan ataupun lainnya yang berkaitan dengan virus korona dengan harga, judul, dan deskripsi yang tidak wajar.
 
Vice President of Corporate Communications Tokopedia Nuraini Razak mengatakan telah menutup ribuan toko online dan melarang tayang produk-produk yang melanggar ketentuan.
 
"Tokopedia telah menutup permanen ribuan toko online dan melarang tayang puluhan ribu produk yang terbukti melanggar," ujar Nuraini.
 

(DEV)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif