Ilustrasi vaksinasi massal covid-19 di Indonesia - - Foto: dok Kemenkominfo
Ilustrasi vaksinasi massal covid-19 di Indonesia - - Foto: dok Kemenkominfo

Jumlah Penerima Vaksin di Indonesia Mendekati 13 Juta Jiwa

Ekonomi Airlangga Hartarto vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin untuk Indonesia
Eko Nordiansyah • 07 April 2021 11:45
Jakarta: Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah terus mempercepat pelaksanaan program vaksinasi. Hal ini tercermin dari jumlah masyarakat yang telah menerima suntikan vaksin sebanyak 13 juta jiwa.

"Program vaksinasi terus kita jalankan jumlah suntikan yang telah dilakukan di Indonesia mendekati 13 juta," katanya dalam webinar di Jakarta, Rabu, 7 April 2021.
 
Ia menambahkan Indonesia saat ini berada dalam posisi kedelapan dunia dengan jumlah suntikan vaksin covid-19 terbanyak bagi masyarakatnya. Sementara dibandingkan negara yang tidak memproduksi vaksin sendiri, Indonesia menempati urutan keempat dunia.
 
Airlangga memastikan pemerintah akan terus melakukan program vaksinasi sampai tercapainya kekebalan komunitas (herd immunity). Bahkan pemerintah menargetkan tahun ini bisa melakukan vaksinasi kepada 181,5 juta penduduk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Indonesia sudah mempersiapkan untuk dilakukan vaksinasi terhadap 181,5 juta penduduk Indonesia. Ini merupakan 70 persen dari jumlah penduduk dan diharapkan ini meningkatkan herd immunity," ungkapnya.
 
Saat ini kasus aktif di Indonesia tercatat 7,4 persen dibandingkan global 17,3 persen, sedangkan tingkat kesembuhan 89,9 persen berbanding 80,5 persen. Meski begitu, kasus kematian di Indonesia lebih tinggi yaitu 2,7 persen dibandingkan 2,17 persen di global.

 
"Memang ini yang menjadi tantangan adalah yang tinggi adalah sektor lansia, kasus ini kebanyakan usianya di atas 60 tahun. Ini yang sedang ditangani oleh pemerintah dengan percepatan ataupun prioritas imunisasi di umur lansia," jelas dia.

Vaksin untuk Indonesia

Dalam upaya mendukung vaksinasi di Tanah Air, Media Group bersama Slank menggelorakan kampanye sosial bertajuk "Vaksin untuk Indonesia". Kampanye ini adalah upaya untuk bersama-sama bangkit dari pandemi dan memupuk optimisme menuju normal baru dengan terus menjaga kesehatan fisik dan mental. Vaksin dalam tajuk ini bukan saja berarti "obat" atau "anti-virus", tetapi juga upaya untuk menguatkan kembali mental dan spirit kita di tengah kesulitan akibat pandemi.
 
"Slank dan Media Group bikin gerakan yang bertema 'Vaksin untuk Indonesia'. Berharap lewat musik dan dialog, acara ini bisa menyemangati dampak pandemi yang mengenai kehidupan kita, supaya tetap semangat. Kita hibur supaya senang, supaya imun kita naik juga. Mengajak masyarakat untuk jangan takut untuk divaksin. Ini salah satu solusi untuk lepas dari pandemi," terang drummer Slank, Bimo Setiawan Almachzumi alias Bimbim.
 
Program "Vaksin untuk Indonesia" tayang di Metro TV setiap Jumat, pukul 20.05 WIB. Dalam tayangan ini, Slank bukan saja menyuguhkan musik semata, tetapi juga menampilkan perjalanan ke sejumlah tempat dan berinteraksi dengan masyarakat dari berbagai latar belakang sosial.
 

 
 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif