Ilustrasi BBM jenis Pertalite. Foto: MI/Ramdani
Ilustrasi BBM jenis Pertalite. Foto: MI/Ramdani

Pastikan Penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Libatkan Korlantas Polri

Annisa ayu artanti • 23 April 2026 19:57
Ringkasnya gini..
  • Pertamina, BPH Migas, dan Korlantas integrasikan data kendaraan untuk awasi distribusi BBM subsidi.
  • Sistem digital diharapkan membuat penyaluran lebih tepat sasaran, transparan, dan efisien.
  • Kolaborasi lintas lembaga jadi kunci menjaga subsidi energi agar tepat manfaat.
Jakarta: Upaya memastikan subsidi BBM benar-benar tepat sasaran terus diperkuat. Kali ini, PT Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah menggandeng Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) serta Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri melalui kerja sama strategis berbasis integrasi data kendaraan.
 
Kolaborasi ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama pada Rabu, 22 April 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan sistem distribusi energi subsidi, khususnya untuk Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) seperti Pertalite. 
 
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari sinergi dalam pemanfaatan data kendaraan bermotor sebagai basis pengaturan dan pengendalian distribusi BBM subsidi, khususnya Jenis BBM Tertentu (JBT) seperti Solar dan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) seperti Pertalite. 

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menyampaikan, kerja sama lintas sektor ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola subsidi energi.
 
“Kolaborasi BPH Migas, Korlantas Polri, dan PT Pertamina Patra Niaga dalam pemanfaatan data kendaraan ini merupakan upaya nyata untuk mewujudkan penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran,” ujarnya Wahyudi dikutip dari siaran pers, Kamis, 23 April 2026.
 
Baca juga: Waspada! Ini Cara Pelaku Menyalahgunakan BBM dan LPG Subsidi

Wahyudi menegaskan integrasi data ini memperkuat peran BPH Migas dalam pengaturan dan pengawasan distribusi BBM, sekaligus mendukung pengendalian konsumsi melalui sistem digital terintegrasi berbasis data kendaraan.
 
“Integrasi data satu pintu yang dikelola Korlantas Polri dan dimanfaatkan bersama ini menjadi fondasi penting dalam mendukung subsidi tepat sasaran, sekaligus meningkatkan transparansi, efisiensi layanan publik, dan pengawasan penyaluran BBM subsidi secara menyeluruh,” tambahnya.
 
Sinergi antara BPH Migas, Korlantas Polri, PT Pertamina Patra Niaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci dalam memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan tepat sasaran, tepat manfaat, dan tepat volume, serta dapat dikontrol bersama melalui sistem yang terintegrasi.
 
Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho menyatakan dukungan penuh terhadap integrasi data ini, sekaligus menjadi perpanjangan dan penyempurnaan kerja sama yang telah berjalan. 
 
Ia berharap penyaluran BBM subsidi semakin tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
 
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang telah terjalin dan menegaskan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam menjaga amanah subsidi energi bagi masyarakat.
 
“Subsidi bahan bakar minyak merupakan amanah negara yang harus dikelola secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Dalam hal ini, Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memastikan bahwa penyaluran subsidi benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak,” ujar Mars Ega.
 
Mars Ega menambahkan, diharapkan kolaborasi ini dapat terus ditingkatkan melalui pengembangan sistem yang lebih adaptif, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan akurasi sekaligus meminimalkan ketergantungan pada proses manual.
 
“Kami meyakini bahwa sinergi yang kuat antara Pertamina Patra Niaga, BPH Migas dan Korlantas Polri merupakan kunci dalam mewujudkan subsidi energi yang tepat sasaran, berkeadilan, dan berkelanjutan,” sebut Mars Ega.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan