Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. Foto Istimewa.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga. Foto Istimewa.

Menteri PPPA: Perempuan Paling Terdampak Pandemi Covid-19

Annisa ayu artanti • 18 Mei 2022 17:49
Jakarta: Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga membeberkan, selama pandemi kaum perempuan menjadi kelompok yang paling terdampak pandemi covid-19. Mulai dari pengusaha hingga profesional.
 
"Banyak sekali pekerja perempuan yang mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) atau di-PHK. Ini terjadi di sektor formal dan informal dan juga bagi pekerja migran," katanya dalam acara 2nd Side Event G20 Empower Indonesia dengan tema 'Rebuilding Women’s Productivity Post Pandemic', Rabu, 18 Mei 2022.
 
Bintang menjelaskan, pemerintah akan fokus dalam membenahi dan membangun ulang peran serta perempuan terutama dibidang perekonomian. Sebab, mereka juga merupakan tulang punggung negara dan berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemerintah akan berupaya untuk membantu untuk meminimalisir kasus diskriminasi, stereotip pada perempuan pekerja, dan menjauhkan perempuan dari konstruksi sosial lainnya yang intinya membahayakan bagi perempuan.
 
"Potensi perempuan harus dikembangkan dan dimaksimalkan bukan hanya untuk perekonomian negara tapi juga untuk ketahanan ekonomi keluarga," ucapnya.
 
Namun ia juga tidak memungkiri ketidaksetaraan gender terus membayangi posisi perempuan terutama di lingkungan kerja. Kondisi ini menurutnya menjadi tantangan baru yang tercipta akibat pandemi.
 
"Krisis ini memperparah ketidaksetaraan gender yang tidak ada sebelumnya dan semakin membuat rentan perempuan yang ada di sini. dan meningkatkan tantangan yang dihadapi perempuan terutama yang menyangkut permasalahan ekonomi," jelasnya.
 
Di forum yang sama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menambahkan, pemerintah akan melibatkan lebih banyak perempuan di sektor pariwisata. Pihaknya telah memiliki strategi untuk meningkatkan peran serta perempuan seperti penyetaraan pendapatan di sektor pariwisata, penempatan gender di berbagai posisi, hingga pelatihan skill bagi perempuan.
 
"Kita lihat ekonomi kreatif memiliki strategi-strategi yang ada untuk meningkatkan produktivitas perempuan pascapandemi. Kita sangat serius untuk mendukung perempuan pada setiap kegiatan misalnya kuliner, musik, dan juga film serta permainan," ujar dia.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif