Istimewa
Istimewa

Gajah Tunggal Sumbang Alkes untuk 47 Puskesmas di Kalteng

Al Abrar • 13 April 2022 13:03
Palangka Raya: Gajah Tunggal bersama United in Diversity (UID) dan Yayasan Indonesia Untuk Semua (YIUS) menyumbangkan sejumlah alat kesehatan untuk vaksinasi untuk 47 puskesmas di Kalimantan Tengah.
 
Penyerahan alkes dan bantuan menandai berakhirnya program sentra vaksinasi UID-YIUS dan Gajah Tunggal sejak 2 November 2021 sampai 22 Februari 2022. Sentra vaksinasi sudah menyuntikkan 85.409 akseptor, baik untuk vaksinasi dosis-1 dan dosis-2 mau pun dosis penguat/booster. 
 
Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengucapkan terima kasih atas kerja sama dan bantuan UID-YIUS dalam program vaksinasi massal di Kalimantan Tengah. Ia pun mengemukakan tentang serba keterbatasan dukungan sumber daya manusia dan prasarana di provinsinya yang luasnya satu setengah kali Pulau Jawa ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu Kalteng masuk dalam 14 provinsi yang pencapaian vaksinasinya telah di atas 70 persen."Malah terakhir ini sudah melampaui 80 persen", katanya.
 
Sekretaris YIUS, Fenty Noverita mengemukakan, penyelenggaraan sentra vaksinasi massal di Kalteng digelar pada 9 kabupaten, mencakup 65 kecamatan dengan melibatkan 80 Puskesmas. 
 
"Sebanyak 244 sentra vaksinasi didirikan di sini, di samping vaksinasi keliling yang mendatangi rumah rumah warga," kata Fenty. 
 
Kegiatan vaksinasi massal di Kalteng merupakan bagian dari penyelenggaraan sentra vaksinasi UID-YIUS yang telah berlangsung secara paralel dengan di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan. 
 
Di samping ke Kalimantan, program sentra vaksinasiUID-YIUS yang didukung Gajah Tunggal dan kelompok perusahaannya diselenggarakan secara luas ke berbagai kabupaten/kota di Jawa, Bali, dan Sumatera mulai 11 September 2021 sampai 25 Februari 2022. 
 
Kegiatan yang berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan, pemerintahan daerah setempat,dinas kesehatan, serta instansi TNI-Polri ini telah berakhir dengan pencapaian keseluruhannya lebih dari 550.000 akseptor, meliputi vaksinasi dosis-1, dosis-2 dan dosis penguat. 
 
(ALB)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif