Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat bertemu CEO Tesla Inc Elon Musk. FOTO: Instagram/@luhut.pandjaitan
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat bertemu CEO Tesla Inc Elon Musk. FOTO: Instagram/@luhut.pandjaitan

Potensi Industri Nikel Jadi Alasan Elon Musk Melirik Indonesia

Ekonomi Ekonomi Indonesia nikel Luhut Binsar Pandjaitan Tesla elon musk
Annisa ayu artanti • 27 April 2022 07:19
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan ketertarikan CEO Tesla Inc Elon Musk untuk bekerja sama dengan Indonesia adalah potensi industri nikel di Tanah Air. Setelah Luhut melakukan paparan didepannya secara langsung Elon mengubah persepsi terhadap Indonesia.
 
"Yang paling melegakan bagi saya adalah saat Elon menyampaikan alasan ketertarikannya kepada kerja sama kali ini, yaitu karena paparan saya tentang potensi besar industri nikel di Indonesia yang mengubah persepsinya," ucap Luhut, dalam unggahannya di akun Instagram pribadinya, Selasa, 26 April 2022.
 
Elon, kata Luhut, menganggap kerja sama ini sangat menjanjikan untuk mampu menyuplai bahan baku baterai mobil listrik yang sangat dibutuhkan oleh Tesla. "Ia anggap sangat menjanjikan untuk mampu men-supply bahan baku baterai mobil listrik, yang sangat dibutuhkan oleh Tesla tentunya sebagai salah satu produsen kendaraan listrik ternama," kata Luhut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Oleh karena itu, lanjut Luhut, pada 14 Mei mendatang rencananya Elon akan mengubah agendanya untuk langsung bertemu dengan Presiden Joko Widodo yang juga dijadwalkan akan mengunjungi SpaceX.
 
Di sisi lain, Luhut juga mengundang Elon untuk datang ke Indonesia dalam forum B-20, yaitu salah satu rangkaian dari perhelatan G-20 yang akan diselenggarakan di Bali pada November nanti.
 
"Saya berharap ini bukan pertemuan kami yang terakhir dan ke depan akan ada pembahasan terkait progres perkembangan industri nikel di Indonesia yang berteknologi tinggi bisa membawa negara kita masuk kepada rantai pasok global industri kendaraan listrik," pungkas Luhut.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif