Batu Bara. Foto : AFP.
Batu Bara. Foto : AFP.

PTBA Undang Mitra Garap Hilirisasi di Mulut Tambang

Ekonomi BUMN batu bara ptba
Suci Sedya Utami • 27 Oktober 2020 18:00
Jakarta: PT Bukit Asam (Persero) atau PTBA menyatakan terbuka untuk bermitra dengan pihak lain dalam rangka melakukan hilirisasi di lahan tambang yang dikelolanya.
 
Direktur Pengembangan Usaha PTBA Fuad I.Z Fachroeddin mengatakan pihaknya memiliki tagline beyond coal yang dimaknai bahwa perusahaan sebetulnya saat ini perseroan ingin berkontribusi pada negara tidak hanya dengan menjual baru bara mentah, namun juga dengan menciptakan nilai tambah.
 
Fuad mengatakan terdapat dua inisiatif yang dilakukan dalam rangka hilirisasi pertama yakni coal to chemical yang akan memproduksi dimethyl ether (DME) atau gasifikasi batu bara dan coal to activated carbon yang saat ini dalam pipeline untuk didirikan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita tahu dari batu bara setelah kita ubah jadi teknologi gas ini akan menghasilkan syngas dan dari situ kita bisa punya produk-produk turunan mulai dari fertilizer dan produk-produk kimia lain," kata Fuad dalam webinar, Selasa, 27 Oktober 2020.
 
Ia mengatakan saat ini perusahaan tengah berencana mengembangkan proyek gasifikasi bersama PT Pertamina (Persero) di lahan tambang batu bara Tanjung Enim, Sumatra Selatan.
 
Nantinya PTBA akan menyediakan batu bara sebesar enam juta ton yang akan menghasilkan DME 1,4 juta ton. DME ini nantinya diyakini bisa mengurangi ketergantungan impor Liquified Petroleum Gas (LPG).
 
PTBA juga berkeinginan agar pengembangan hilirisasi batu bara ini dipadukan dengan kawasan ekonomi khusus. Misalnya saja di Tiongkok yang sudah melakukan hilirisasi dari batu bara bukan hanya berupa DME namun juga produk lainnya.
 
Lebih lanjut, Fuad menambahkan pihaknya bisa menyediakan lahan di mulut tambang serta menyuplai pitstop batu bara sebagai bahan baku utamanya apabila ide memadupadankan kawasan tersebut terwujud.
 
"Kita juga undang partnership selain inisiatif strategi yang saat ini sedang kita lakukan, mengingat lahan yang kita siapkan cukup besar. Apabila ada pihak yang ingin membangun apakah coal to hydrogen atau lainnya yang bisa kami fasilitasi," jelas Fuad.

 
(SAW)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif