Ilustrasi. Foto: Antara/Hafidz Mubarak
Ilustrasi. Foto: Antara/Hafidz Mubarak

Dorong Industri, SDM Jadi Pilar Ketiga setelah Investasi dan Teknologi

Ekonomi Kementerian Perindustrian Kualitas SDM
Ilham wibowo • 13 Oktober 2020 17:17
Jakarta: Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menginisiasi program dan kegiatan strategis untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM). Produktivitas dan inovasi industri diharapkan bisa terus meningkat melalui talenta tenaga kerja yang kompeten.
 
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan bahwa SDM merupakan pilar ketiga setelah investasi dan teknologi dalam mendorong pertumbuhan industri nasional. Pembangunan SDM berkualitas pun bakal dilakukan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi secara lebih massif.
 
"Dari ketiga komponen tersebut, potensi besar bagi Indonesia adalah ketersediaan SDM, seiring dengan momentum bonus demografi yang sedang dinikmati hingga 2030,” kata Agus saat melakukan kunjungan kerja di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta, Selasa, 13 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


BDI Jakarta, kata Agus, punya tugas utama melaksanakan Diklat secara khusus bagi pengembangan SDM untuk industri tekstil dan produk tekstil (TPT). Dengan demikian, dapat menciptakan wirausahawan industri yang kompeten dan berdaya saing.
 
"Program unggulan BDI Jakarta antara lain adalah Diklat 3 in 1 yang mengusung konsep pelatihan, sertifikasi dan penempatan kerja," ujar Agus.
 
Pelatihan berbasis kompetensi tersebut menitikberatkan pada penguasaan kemampuan kerja yang mencakup pengetahuan, keterampilan dan sikap sesuai dengan standar yang ditetapkan dan persyaratan di tempat kerja.
 
Adapun Diklat 3 in 1 yang telah dilaksanakan oleh BDI Jakarta, antara lain Diklat Operator Mesin Industri Garmen, Diklat Operator Tekstil, Diklat Pertenunan Tingkat Supervisi, Diklat Operator QC Pertenunan, Diklat Mekanik Mesin Industri Garmen, Diklat QC Garmen, Diklat QC Tekstil, Diklat Supervisor Garmen, dan Diklat Membatik.
 
"Kami ingin para peserta diklat memiliki inovasi dan kreativitas agar dapat mendukung produktivitas dan daya saing sektor industri, yang ujungnya bisa menopang upaya pemulihan ekonomi nasional," pungkasnya.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif