Ilustrasi penjualan kendaraan bermotor - - Foto: Medcom
Ilustrasi penjualan kendaraan bermotor - - Foto: Medcom

Penjualan Motor Diprediksi Tumbuh 14,5% Sepanjang 2021

Eko Nordiansyah • 26 Juni 2021 20:00
Jakarta: Tim Riset Ekonomi Bank Mandiri memperkirakan penjualan motor domestik pada 2021 akan tumbuh sebesar 14,5 persen secara year on year (yoy) dengan total penjualan sebesar 4,2 juta unit. Hal ini didukung oleh sejumlah katalis positif.
 
"Katalis positif yang mendorong kenaikan penjualan motor adalah peningkatan consumer confidence dan daya beli masyarakat, yang diharapkan terus membaik seiring dengan pemulihan ekonomi," kata Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro dalam hasil risetnya dilansir di Jakarta, Sabtu, 26 Juni 2021.
 
Namun demikian, faktor resiko membayangi kinerja penjualan motor, yaitu peningkatan kasus covid-19 yang bisa memperlambat pemulihan ekonomi. Dengan angka kasus tambahan covid-19 yang meningkat tajam, laju
pemulihan ekonomi bisa terhambat.

"Saat ini, pemerintah memperketat pelaksanaan PPKM mikro di sejumlah kota besar di Indonesia yang akan mengurangi aktivitas ekonomi di beberapa sektor seperti, restoran dine-in, pusat perbelanjaan dan pariwisata," ungkapnya.

 
Selama Mei 2021, penjualan sepeda motor domestik kembali turun. Data Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) menunjukkan penjualan sepeda motor domestik pada Mei 2021 turun lagi sebesar minus 46,1 persen dengan unit terjual sebanyak 254,7 ribu unit.
 
Sebelumnya pada April 2021, penjualan sepeda motor domestik turun sebesar minus 9,3 persen dengan unit terjual sebanyak 472,8 ribu unit. Padahal pada Maret 2021 penjualan sepeda motor domestik sempat mengalami peningkatan sebesar 38 persen dengan unit terjual sebanyak 521,4 ribu unit.
 
Meski begitu, secara year on year (yoy) penjualan sepeda motor domestik pada Mei 2021 tumbuh 1.065,7 persen. Secara kumulatif, penjualan sepeda motor domestik pada Januari hingga Mei tahun ini tercatat sebanyak 2,02 juta unit, atau tumbuh sebesar 17,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(Des)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan