Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: BKPM
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. FOTO: BKPM

Izin Sektor Kesehatan Melonjak Sejak Pandemi Korona

Ekonomi bkpm realisasi investasi virus corona
Eko Nordiansyah • 23 Maret 2020 14:57
Jakarta: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat lonjakan izin di sektor kesehatan sejak pandemi virus korona (covid-19) mewabah di Indonesia. Lonjakan ini bisa dilihat dari izin teknis yang telah dikeluarkan oleh kementerian terkait, yakni Kementerian Kesehatan.
 
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan saat ini perizinan teknis di Kementerian Kesehatan berada di posisi kedua di bawah Kementerian Perdagangan. Padahal sebelum merebaknya kasus korona di Indonesia, Kementerian Kesehatan hanya ada di urutan kelima.
 
"Khusus terkait izin edar kesehatan atau impor kemarin saya sudah komitmen dengan Pak Menteri Kesehatan izin edar sehari dikeluarkan," kata dia dalam video conference di Jakarta, Senin, 23 Maret 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya menambahkan, BKPM berkomitmen untuk memperlancar proses perizinan di sektor kesehatan demi mendukung penanganan korona. Bahlil menyebut pihaknya mempercepat izin edar dan impor terhadap alat kesehatan dan ataupun kebutuhan-kebutuhan yang terkait dengan korona.
 
"Sekalipun kami kerjanya sebagian dari rumah, tapi pukul 1 malam teman-teman bekerja. Kalau ada izin yang terkait dengan korona, yang mandek, yang itu kaitannya dengan di BKPM, anytime, telepon saya langsung kami akan kerjakan," jelas dia.
 
Dalam data Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (Pusat KOPI) BKPM sebanyak 1.482 izin edar alat kesehatan telah dikeluarkan. Selain itu ada 1.255 sertifikat distribusi penyalur alat kesehatan, 935 sertifikat cara distribusi alkes yang baik, 877 sertifikat produksi industri alkes dan perbekalan kesehatan rumah tangga, serta lain sebagainya.
 
"Karena memang kami memerintahkan kepada bagian pelayanan dan tim BKPM begitu ada pengusaha yang mengurus izinnya kalau bisa hari itu, hari itu juga. Kalau bisa dipercepat kenapa diperlambat, karena ini terkait dengan kemanusiaan," pungkasnya.
 

(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif