Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto. Foto: Istimewa.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto. Foto: Istimewa.

Dua Tahun Berturut-turut Raih Gold Award, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Komitmen Transparansi dan Keberlanjutan

Arif Wicaksono • 24 Juni 2026 17:55
Jakarta: BPJS Ketenagakerjaan kembali meraih pengakuan internasional dengan mempertahankan Gold Award pada ajang Australasian Reporting Awards (ARA) 2026 kategori General Award. 
 
Penghargaan tersebut diberikan atas kualitas Annual Integrated Report Tahun 2024 yang dinilai memenuhi standar pelaporan internasional terbaik dalam aspek transparansi, akuntabilitas, tata kelola, dan keberlanjutan.
 
Penghargaan tersebut diumumkan dalam rangkaian Australasian Reporting Awards (ARA) 2026 yang diselenggarakan di Sydney, Australia, pada 18 Juni 2026.  Selanjutnya, penghargaan diterima secara resmi oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto, di Jakarta. 
 
Baca juga: Menaker Tegaskan BPJS Ketenagakerjaan Harus Jadi Motor Penggerak K3

Capaian ini menjadi semakin istimewa karena menandai dua tahun berturut-turut BPJS Ketenagakerjaan berhasil mempertahankan Gold Award, penghargaan tertinggi dalam kategori General Award.

Bambang Joko Sutarto menyampaikan penghargaan ini merupakan pengakuan internasional atas konsistensi institusi dalam menghadirkan pelaporan yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan.
 
"Kami bersyukur dan bangga dapat mempertahankan Gold Award pada Australasian Reporting Awards untuk tahun kedua berturut-turut. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dalam membangun budaya transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik di seluruh lini institusi," ujar Bambang.
 
Dirinya menambahkan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kualitas pelaporan BPJS Ketenagakerjaan mampu memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan sekaligus memperoleh pengakuan dari komunitas pelaporan internasional.
 
"Penghargaan ini kami terima sebagai bentuk pengakuan atas komitmen institusi dalam menjaga kualitas tata kelola dan pelaporan yang transparan. Yang lebih penting, capaian ini menunjukkan bahwa standar pelaporan BPJS Ketenagakerjaan mampu bersaing dan mendapatkan apresiasi di tingkat internasional," lanjutnya.
 
Menurut Bambang, keberhasilan mempertahankan penghargaan tersebut tidak terlepas dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menyusun laporan yang mengacu pada berbagai standar dan ketentuan nasional maupun internasional, termasuk penerapan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan, GRI Standards, serta dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
 
Laporan terintegrasi yang disusun BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya menyajikan informasi mengenai kinerja keuangan dan operasional, tetapi juga menggambarkan bagaimana institusi menciptakan nilai jangka panjang melalui tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang efektif, inovasi layanan, serta kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.
 
"Integrated Report dengan judul Innovating With Integrity Fostering Loyalty ini bukan sekadar dokumen pelaporan, tetapi menjadi media pertanggungjawaban institusi kepada seluruh pemangku kepentingan. Melalui laporan ini, kami berupaya menunjukkan bagaimana BPJS Ketenagakerjaan menjalankan mandat negara dalam melindungi pekerja Indonesia secara transparan, terukur, dan berkelanjutan," tambah Bambang.
 
Lebih lanjut, Bambang menjelaskan BPJS Ketenagakerjaan merupakan satu-satunya lembaga negara dari Indonesia yang berpartisipasi dan berhasil meraih penghargaan pada ajang ARA 2026. 
 
Pencapaian tersebut menunjukkan bahwa kualitas pelaporan institusi tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu bersaing dengan berbagai organisasi terkemuka dari kawasan Australia, Selandia Baru, dan Asia Pasifik.

Penghargaan Bergengsi di Asia Pasifik 

Australasian Reporting Awards merupakan salah satu penghargaan pelaporan tahunan paling bergengsi di kawasan Asia Pasifik yang telah diselenggarakan selama lebih dari tujuh dekade. 
 
Penilaian dilakukan secara independen dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari keterbukaan informasi, kualitas tata kelola, integrasi strategi organisasi, pengelolaan risiko, kinerja keberlanjutan, hingga kemampuan organisasi dalam menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan.
 
Keberhasilan mempertahankan Gold Award selama dua tahun berturut-turut menjadi motivasi bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan pengungkapan informasi kepada publik. 
 
Ke depan, institusi akan terus memperkuat praktik tata kelola yang baik, meningkatkan kualitas pelaporan berbasis keberlanjutan, serta memastikan seluruh proses bisnis dijalankan secara transparan dan akuntabel.
 
"Transparansi dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelaporan institusi. Capaian ini juga sejalan dengan strategi 3C BPJS Ketenagakerjaan, khususnya pada aspek Credibility, yang kami bangun melalui keterbukaan informasi, pengelolaan yang akuntabel, serta komitmen untuk menghadirkan perlindungan yang terpercaya bagi seluruh pekerja Indonesia," tutup Bambang.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(SAW)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan