Wakil Presiden Ma'ruf Amin - - Foto: Medcom/ Arga Sumantri
Wakil Presiden Ma'ruf Amin - - Foto: Medcom/ Arga Sumantri

Wapres Dorong Pemberdayaan UMKM dan Optimalisasi Zakat

Ekonomi UMKM ekonomi syariah zakat maruf amin
Eko Nordiansyah • 09 Oktober 2020 20:30
Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan Indonesia punya peluang dalam mendorong ekonomi kerakyatan, khususnya berbasis syariah. Setidaknya ada dua pilar yang dapat mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan.

Di antaranya pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan gerakan filantropi berupa optimalisasi dana zakat, infaq, dan sedekah untuk pemberdayaan masyarakat.
 
"Gerakan pemberdayaan UMKM sebagai sektor yang paling banyak menjangkau masyarakat. Kesuksesan pengembangan dan pemberdayaan UMKM menjadi pintu gerbang bagi terwujudnya keadilan ekonomi dan pemerataan hasil pembangunan di Indonesia," katanya dalamHigh Level Seminar: Peran Serta Pengusaha Nahdliyin dalam Revitalisasi Ekonomi Nasionaldi Jakarta, Jumat, 9 Oktober 2020.
 
Dengan jumlah warga Nahdlatul Ulama (NU) yang mencapai lebih dari 100 juta, Maruf menambahkan, potensi zakat, infaq, sedekah dan wakaf yang bisa dikumpulkan cukup besar. Karenanya, peran dari Lembaga Amil Zakat NU (NU care-LAZISNU) akan lebih besar dalam memberikan manfaat kepada masyarakat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Apabila kesadaran itu kita galang terus dan dimanfaatkan sebagai modal produktif bagi jutaan UMKM di kota dan desa, maka akan menjadi faktor pembeda bagi pembangunan ekonomi nasional. Ini bisa berkontribusi pada kehidupan yang lebih adil dan makmur, terjamin dan sejahtera," ungkapnya.
 
Ma'ruf menjelaskan saat ini para pengusaha nahdliyin bisa memanfaatkan tren pengembangan industri halal yang ada di dunia. Beberapa sektor yang bisa memberi peluang diantaranya jasa keuangan syariah, wisata dan makanan halal, kosmetik, medis, sampai media.
 
"Ini sedang digarap, Indonesia Halal Startup Business Angel investor Network (IHSAN) bersama-sama dengan pengusaha muslim di Amerika Serikat. Ini akan menggalang potensi investasi pengusaha muslim dari seluruh dunia. Ini adalah langkah nyata yang membanggakan dan butuh istiqamah untuk diperjuangkan," ujar dia.
 
Sementara itu, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj berharap Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) bisa menjadi wadah bagi pengusaha kelas menengah untuk lebih maju. Menurutnya, ada peluang yang bisa dimanfaatkan untuk menyokong kekuatan perekonomian.
 
"Kita sadar tantangan ekonomi yang kita hadapi di era sekarang ini sungguh sangat berat dibanding ketika Nahdlatul Tujjar baru lahir. Tapi saya percaya HPN lebih maju dan terus ada progress menuju tujuan yang kita cita-citakan, dengan membangun perekonomian warga NU yang bernafaskan syariah," jelas dia.
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif