Varietas kedelai unggul yang dikembangkan Batan - - Foto: dok Antara
Varietas kedelai unggul yang dikembangkan Batan - - Foto: dok Antara

Upaya Batan Tingkatkan Produktivitas Kedelai Nasional

Ekonomi kedelai batan
Eko Nordiansyah • 13 Januari 2021 14:45
Jakarta: Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) mengembangkan sejumlah varietas benih kedelai unggulan. Hal ini diharapkan dapat membantu meningkatkan produktivitas kedelai nasional.
 
Kepala Batan Anhar Riza Antariksawan mengatakan pihaknya menghasilkan dua varietas kedelai unggul yang diberi nama Sugentan 1 dan Sugentan 2 demi mengatasi kelangkaan kedelai di Indonesia.
 
"Kedelai merupakan salah satu bahan pangan yang sangat dibutuhkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, apalagi kedelai terkait erat dengan makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia, yaitu tempe, tahu, dan kecap," katanya dalam video conference di Jakarta, Rabu, 13 Januari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pada tahun lalu, pemerintah melalui Kementerian Pertanian menargetkan peningkatan produksi kedelai tujuh persen yakni dari 358.627 ton pada 2019 menjadi 383.371 ton. Untuk mencapai hal ini, pemerintah membuat program 300 ribu hektare di 21 provinsi untuk ditanami kedelai.
 
Deputi Pendayagunaan Teknologi Nuklir Batan Totti Tjiptosumirat menyebutkan Batan turut berkontribusi dalam penyediaan benih unggul kedelai hingga mencapai lima ton dalam rangka membantu pemerintah untuk meningkatkan produksi kedelai nasional.
 
"Benih kedelai saat itu yang tersedia adalah varietas Anjasmoro, Grobogan, dan Mutiara 1. Benih FS Mutiara 1 yang disiapkan oleh Batan pada akhir tahun 2018 lebih kurang lima ton," jelas dia.
 
Ia menambahkan prospek penelitian dan pengembangan varietas kedelai di Batan sangat baik. Terlebih Lembaga Tenaga Atom Internasional atau International Atomic Energy Agency (IAEA) memberikan dukungan penuh kepada Indonesia melalui program kerja sama teknik.
 
"Keseriusan Batan dalam melakukan penelitian kedelai ini dibuktikan dengan melepas empat varietas tanaman kedelai pada dua tahun terakhir, yaitu varietas Kemuning 1 dan Kemuning 2 untuk kedelai tahan cekaman, dan varietas Sugentan 1 dan Sugentan 2," ungkapnya.

 
Varietas unggul kedelai Sugentan 1 dan Sugentan 2 merupakan hasil perbaikan varietas yang telah ada sebelumnya yakni Argomulyo. Sugentan mempunyai beberapa keunggulan di antaranya umur tanamnya super genjah yakni sekitar 67 sampai 68 hari lebih cepat dibandingkan induknya yang mencapai umur antara 86 sampai 87 hari.
 
Selain itu, produktivitasnya juga lebih tinggi yakni 3,01 ton per hektare dengan rata-rata 2,7 ton per hektare, sedangkan induknya pada kisaran 2,2 sampai 2,4 ton per hektare. Sugentan 1 dan Sugentan 2 ini juga diklaim sebagai varietas kedelai yang tahan terhadap penyakit karat daun, hama pengisap polong, dan hama ulat kerayak.  
 
(Des)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif