Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO
Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani. FOTO: MI/ROMMY PUJIANTO

Apindo: Sektor Digital akan Terus Tumbuh di 2021

Ekonomi apindo Ekonomi Indonesia Ekonomi Digital Pemulihan Ekonomi Nasional
Angga Bratadharma • 20 November 2020 08:30
Jakarta: Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berpandangan sektor digital masih akan terus tumbuh pada 2021 mengingat masih ada potensi diberlakukannya pembatasan sosial hingga pandemi covid-19 benar-benar menghilang. Sedangkan di tahun ini, sektor digital terlihat terus menggeliat.
 
Pandemi covid-19 yang terus berlangsung sampai saat ini masih memberikan beban terhadap aktivitas masyarakat dan dunia usaha. Namun, masyarakat menggunakan teknologi digital guna beraktivitas, baik dalam bekerja, berbelanja, maupun melakukan kegiatan belajar mengajar.
 
"Saat ini semakin banyak dunia usaha yang memanfaatkan transformasi digital guna meningkatkan usahanya," kata Ketua Apindo Hariyadi Sukamdani, saat webinar bertajuk 'Ekspektasi Dunia Usaha dan Perbankan terhadap Industri Asuransi', Kamis, 19 November 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia menambahkan semua sektor bisa prospektif tumbuh pada 2021. Beberapa sektor yang akan tumbuh cepat apabila pandemi telah berlalu adalah keuangan, industri manufaktur, pertambangan, dan pariwisata. Namun, bila pandemi belum berlalu, hanya akan ada beberapa sektor di 2021 yang bisa tumbuh seperti di 2020 yang salah satunya adalah sektor digital.
 
Menurutnya sektor manufaktur yang bukan merupakan barang konsumen yang bergerak cepat dan konstruksi pada 2021 masih akan lambat pertumbuhannya. Hal itu bisa kian lambat jika pandemi covid-19 belum terkendali pada 2021. Artinya, pengendalian pandemi covid-19 memegang peranan penting dalam pertumbuhan bisnis.
 
"Sektor perbankan dan asuransi secara keseluruhan pun masih akan tumbuh lambat di 2021. Namun, sub sektor digital pada asuransi dan perbankan bisa tumbuh cepat karena masyarakat mulai lebih intensif menggunakan digital online services selama pandemi," jelasnya.
 
Di sisi lain, ia membeberkan pandangan peta industri usai pandemi. Menurutnya meski pendapatan masyarakat Indonesia mengalami penurunan namun menariknya rasa optimisme masyarakat terhadap pemulihan ekonomi meningkat. Banyak optimisme muncul mengenai pandemi covid-19 berakhir di akhir 2020.
 
"Sekaligus mengindikasikan bahwa kondisi keuangan akan kembali normal pada akhir 2021," ucap Hariyadi.
 
Kemudian, pertumbuhan pembayaran digital usai pandemi akan terus meningkat. Menurutnya pandemi covid-19 mendorong pembayaran secara cashless, cardless, dan contactless. Bahkan di 2021, Hariyadi meyakini, adopsi konsumen terhadap pembayaran digital akan mengalami fase kritikal di mana cara transaksi baru ini menjadi mainstream di area urban.
 
"Di masa normal selanjutnya, asuransi akan semakin diminati. Semakin banyak konsumen dan berbagai pihak yang berpendapat memiliki asuransi jiwa dan kesehatan menjadi hal yang dianggap penting," pungkasnya.
 
(ABD)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif