Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono. Foto: Dok. KKP
Menteri KKP Wahyu Sakti Trenggono. Foto: Dok. KKP

Menteri Trenggono Ingin Lulusan Poltek Kelautan Perikanan Siap Jadi Entrepreneur

Ekonomi kucing Wirausaha Kementerian Kelautan dan Perikanan generasi milenial
Suci Sedya Utami • 04 Mei 2021 17:16
Jakarta: Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono bercita-cita menjadikan siswa Politeknik Kelautan dan Perikanan (Poltek KP) Pangandaran siap menjadi entrepreneur produktif dan inovatif.
 
Hal tersebut disampaikan Menteri Trenggono kepada taruna-taruni Poltek KP saat melihat pameran produk-produk olahan hasil praktik para siswa. Produk yang ditampilkan antara lain, Evaleen (coklat dengan tambahan buah mangrove), Djeruzu (makanan ringan kripik dengan tambahan daun mangrove), Rainbow Fishtick (fishtick ikan dengan pewarna alami), Covee (kopi serbuk dengan tambahan mangrove), Jelly de Nipah (minuman ringan berupa jelly dengan tambahan buah nipah), nastar rumput laut, dan garam spa.
 
Trenggono meminta Poltek KP Pangandaran untuk mempersiapkan sebuah event dengan konsep media investor gathering yang bertujuan untuk menarik para investor datang agar dapat mengembangkan hasil produk yang dihasilkan para taruna dan taruni.
 
"Kita harus menggandeng investor agar para taruna dapat terus berkembang dan terus berinovasi, agar produk-produk yang dihasilkan bisa menjadi skala industri. Tentunya, kita harus berpikir panjang, lima tahun ke depan bisa jadi taruna kita ini menjadi entrepreneur hebat. Saya minta setelah lebaran, dibuatkan event besar untuk mendatangkan para investor, agar dapat membimbing taruna menjadi entrepreneur produktif," ujar Trenggono dalam keterangan resmi, Selasa, 4 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, Poltek KP Pangandaran juga memiliki salah satu program unggulan yaitu budi daya tambak udang vaname bagi para siswa, lulusan, atau alumni. Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
 
Trenggono menyambut baik optimisme Poltek KP dalam melahirkan milenial entrepreneur di bidang kelautan dan perikanan. Hal ini sejalan dengan salah satu fokus KKP yakni melahirkan calon pengusaha-pengusaha dari generasi milenial.
 
Untuk mendukung lahirnya para calon pengusaha milenial tersebut, Trenggono menyatakan KKP siap untuk menyediakan akses permodalan bagi taruna dan taruni yang telah lulus, melalui dana bergulir di Badan Layanan Umum (BLU) LPMUKP.
 
Hingga kini BLU tersebut sudah memberikan modal sebesar Rp2,39 miliar kepada Poltek KP Pangandaran, dengan jangka waktu pengembalian selama tiga tahun. Selain itu, terdapat akses pemodalan lain yang berasal dari program kredit usaha rakyat (KUR).
 
"Perlu adanya pendampingan lebih lanjut untuk para pelakunya, diajarkan administrasinya, laporan keuangannya, didampingi sampai mereka survive, sampai menjadi petambak, sehingga bisa bergeser ke bantuan KUR dengan program dan capaian yang terukur," ujar dia.
 
Dengan adanya tambak budi daya udang di kampus Poltek KP Pangandaran, menjadi sarana pembelajaran atau pelatihan untuk lulusan atau alumni. Diharapkan alumni yang sudah dibekali ilmu budi daya udang ini bisa mengembangkan diri sebagai seorang milenial entrepreneur, dengan membuka usaha budi daya udang vaname dengan memanfaatkan bantuan pinjaman permodalan dari LPMUKP yang telah disampaikan sebelumnya oleh Menteri Trenggono.
 
Sebagai informasi, lama pemeliharaan budi daya udang ini selama empat bulan atau 120 hari untuk setiap siklusnya. KKP terus melakukan budi daya udang agar target peningkatan volume ekspor udang pada 2024 bisa mencapai minimal 250 persen dari produksi sekarang. Diharapkan keberadaan tambak Poltek KP Pangandaran mampu mendukung hal tersebut.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif