Ilustrasi. Foto: MI/Arya Manggala
Ilustrasi. Foto: MI/Arya Manggala

Medan dan Palembang Ditargetkan Miliki Moda Transportasi Terintegrasi

Annisa ayu artanti • 15 Juli 2020 21:44
Jakarta: Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menargetkan setelah Jabodetabek, dua kota selanjutnya yang akan terintegrasi moda transportasinya adalah Medan dan Palembang.
 
Ia menyebut dua kota tersebut dengan pertimbangan pulau Sumatra memiliki moda transportasi yang juga beragam.
 
"Kami akan dorong terutama yang sudah siap tersedia itu agak lengkap yakni Palembang dan Medan," kata Budi saat peluncuran sistem pembayaran terintegrasi antar moda untuk wilayah Jabodetabek secara virtual, Rabu, 15 Juli 2020.

Budi membeberkan transportasi di Palembang terdiri dari LRT dan bus air. Sementara di Medan diproyeksikan menjadi penghubung kota-kota lainnya seperti Aceh.
 
"Di Palembang ada LRT, bus air, dan sebagainya. Lalu, Medan bisa dihubungkan dengan transportasi jarak semi jauh ke Aceh dan sebagainya," ujarnya.
 
Adapun mulanya integrasi antar moda transportasi diinisiasi oleh Provinsi DKI Jakarta.
 
Dari inisiasi tersebut, Budi berharap integrasi serupa akan menginspirasi dan diterapkan kota-kota lainnya di Indonesia. Terutama kota-kota yang memiliki lebih dari satu moda transportasi.
 
"Apa yang dilaksanakan di Jabodetabek ini bisa menjadi contoh di kota-kota lain di Indonesia yang memiliki karakteristik yang sama, sehingga pelayanan transportasi massal akan semakin meningkat dan mendorong masyarakat untuk menggunakannya dalam rangka mengurangi tingkat kemacetan di kota-kota besar sebagaimana harapan dari Bapak Presiden dan tentunya harapan masyarakat,” jelas Budi.
 
Saat ini di Indonesia telah mengoperasikan stasiun terpadu seperti Stasiun KA Bandara Kuala Namu Medan, Stasiun KA BIM, stasiun LRT Sumsel di Bandara SMB ll, Stasiun KA Bandara Soetta, dan terakhir stasiun KA Adi Soemarmo Solo.
 
Ke depan stasiun integrasi semacam ini akan semakin diperbanyak dan ditingkatkan, termasuk menjajaki implementasi sistem integrasi pembayaran.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(DEV)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan