Pelepasan dan pembekalan CPMI dan PMI dilaksanakan di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Senin, 12 September 2022 (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
Pelepasan dan pembekalan CPMI dan PMI dilaksanakan di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Senin, 12 September 2022 (Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)

Pelepasan dan Pembekalan BP2MI untuk 2.680 CPMI dan PMI Penempatan Korsel, Taiwan, Malaysia

Rosa Anggreati • 12 September 2022 16:41
Jakarta: Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani, Staf Khusus Wakil Presiden RI, Arif Rahman, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir,  Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Saidah Sakwan, dan Rizaludin, melepas dan memberikan pembekalan bagi 2.680 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) penempatan Korea Selatan, Taiwan, dan Malaysia.
 
Pelepasan dan pembekalan dilaksanakan di GOR POPKI Cibubur, Jakarta Timur, Senin, 12 September 2022. Secara lebih rinci para peserta CPMI dan PMI, yaitu:
 
- 1.711 CPMI Korea Selatan yang mengikuti pembekalan atau Preliminary Education
- 530 PMI yang dilepas ke Korea Selatan
- 313 PMI yang dilepas ke Taiwan, serta
- 126 PMI yang diberangkatkan ke Malaysia. 
 
Kepala BP2MI dalam sambutannya, mengatakan bahwa negara hadir melayani anak bangsa, dalam hal ini para pekerja migran yang bekerja di luar negeri.
 
"Kita terus memperbaiki sistem, berbagai regulasi juga dibenahi, termasuk fasilitas layanan untuk pahlawan devisa. Ini sebagai bentuk hadirnya negara," kata Benny.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berbagai inovasi dari ide hingga tindakan nyata yang dilakukan BP2MI, lanjut Benny, mengikuti arahan presiden Joko Widodo untuk melindungi pekerja migran Indonesia dari ujung rambut hingga ujung kaki.
 
Pelepasan dan Pembekalan BP2MI untuk 2.680 CPMI dan PMI Penempatan Korsel, Taiwan, Malaysia
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
“Bandara internasional sudah tersedia lounge khusus untuk para PMI. Dan yang terbaru adalah kesepakatan dengan Bea Cukai untuk membebaskan pajak masuk atas barang-barang yang dibawa PMI masuk ke Indonesia,” kata Benny yang disambut gemuruh CPMI dan PMI.
 
Tentu ada besaran dari dibebaskannya pajak barang masuk yang dibawa PMI. Kesepakatan yang sudah terwujud antara BP2MI dan Bea Cukai adalah harga barang senilai Rp20 juta ke bawah. Menurut Benny, BP2MI masih mengupayakan pembebasan barang milik PMI yang masuk, sebesar Rp25 juta.
 
Secara khusus Benny mengapresiasi Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO) John Chen, dan Atase Ketenagakerjaan Korea Selatan, Lee Junho, yang berjanji untuk ikut memberi perlindungan pada PMI yang bekerja di negara mereka.
 
Pelepasan dan Pembekalan BP2MI untuk 2.680 CPMI dan PMI Penempatan Korsel, Taiwan, Malaysia
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
Tak lupa, Benny Rhamdani menyampaikan terima kasih atas bantuan kementerian BUMN khususnya pengadaan 20 ambulans di UPT yang tersebar di berbagai daerah.
 
Menteri BUMN Erick Thohir pun membalas dalam sambutannya tentang kinerja BP2MI. Menurut Erick, segala upaya perbaikan yang dilakukan BP2MI adalah demi memberikan perlindungan dan kenyamanan CPMI maupun PMI.
 
Pelepasan dan Pembekalan BP2MI untuk 2.680 CPMI dan PMI Penempatan Korsel, Taiwan, Malaysia
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
"Saya apresiasi pembenahan yang dilakukan oleh Pak Benny. Saya hanya membantu misalnya terkait fasilitas di terminal kedatangan pekerja migran baik jalur khusus maupun lounge khusus, juga memberikan bantuan pendanaan kepada PMI daripada menjual harta atau terjebak rentenir demi bekerja di luar negeri," kata Erick.
 
Perbaikan sistem tersebut, disebutkan Erick, mulai menunjukkan hasil. Sejumlah negara penempatan PMI mulai turut membenahi sistem ketenagakerjaan asing.
 
Pelepasan dan Pembekalan BP2MI untuk 2.680 CPMI dan PMI Penempatan Korsel, Taiwan, Malaysia
(Foto:Dok.Renjana Pictures/Febri)
 
"Pak Benny bekerja dengan hati, sesuai arahan Bapak Presiden. Kita lihat sekarang bagaimana Korea Selatan dan Taiwan mau memperbaiki seluruh sistem pekerjanya untuk menghormati pekerja dari negara kita. Bahkan, ada revisi standar gaji bekerja di Taiwan dan Korea Selatan," tutur Erick.
 
Bupati Sambas, Satono, dan jajaran pemkab Sambas mengikuti video conference (secara online) untuk melepaskan CPMI yang akan dilepas ke Malaysia melalui PLBN di Kalimantan Barat.
 
Selanjutnya, turut diserahkan secara simbolis credential letter oleh Atase Ketenagakerjaan Korsel, Lee Junho, serta Visa Kerja yang dikeluarkan oleh TETO dalam hal ini diberikan secara simbolis oleh Kepala Taipei Economic and Trade Office (TETO), John Chen kepada 20 CPMI yang terbang hari ini ke Taiwan.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif