"Aplikasi charger ini adalah yang pertama pada SPKLU bagi konsumen pemilik KBLBB. Dengan aplikasi ini, pengisi KBLBB bisa mengontrol dan memonitor pengisian baterai mobil listrik," ujar Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini dikutip dari Mediaindonesia.com, Jumat, 29 Januari 2021.
Zulkifli menyebut peluncuran aplikasi sejalan dengan upaya pemerintah untuk menekan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Serta, mendukung Perpres Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Untuk Transportasi Jalan.
"PLN terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik untuk memilih KBLBB. Baik melalui aplikasi Charge.In maupun aplikasi PLN mobile. Ke depan, aplikasi ini akan saling terkoneksi, terhubung dan juga tersinkronisasi," jelasnya.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pun mengajak stakeholder dan instansi terkait untuk mendukung program KBLBB. Sehingga, program tersebut bisa terealisasi lebih cepat.
"Kami sudah memulainya dengan pengadaan kendaraan bermotor untuk kebutuhan operasional dan bantuan angkutan umum massal, yang diarahkan kepada kendaraan bermotor listrik," tutur Budi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News