FesKaBI 2020 digelar selama tiga hari, 25-27 November (Foto:Medcom.id/Gervin N Purba)
FesKaBI 2020 digelar selama tiga hari, 25-27 November (Foto:Medcom.id/Gervin N Purba)

FeskaBI 2020 Dorong Milenial Cintai Produk dalam Negeri

Ekonomi Bank Indonesia FesKaBI
Gervin Nathaniel Purba • 01 Desember 2020 14:15
Jakarta: Festival Edukasi Bank Indonesia (FesKaBI) 2020 telah sukses dilaksanakan. Kegiatan literasi digital yang digelar secara virtual itu ditutup dengan penampilan grup musik HIVI!, pada Jumat, 27 November 2020.
 
FesKaBI 2020 digelar selama tiga hari, 25-27 November. Kegiatan tersebut dibuka oleh Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti yang mengikutinya secara virtual.
 
FeskaBI tahun ini mengangkat tema Yuk, Manfaatkan Transaksi Digital untuk Kemajuan Ekonomi Nasional. Tema ini berkaitan dengan tren transaksi digital yang semakin meningkat akibat pandemi covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam membahas secara mendalam tema besar tersebut, FesKaBI mengulasnya melalui talkshow yang terbagi dalam tiga subtema, yakni Strengthening Local Brand Through Digital Economy, Be the Changemaker Through  Sociopreneurship, dan Empowering Nation Through Digitalizations.
 
Beberapa pembicara ternama yang turut hadir adalah Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk Axton Salim, CEO & Founder of BLP Beauty Lizzie Parra, CEO & Co-Founder Kopi Kenangan James Prananto, Founder Young on Top Billy Boen, CEO & Founder wecare.id Mesty Ariotedjo, Staff Khusus Presiden Angkie Yudistia, dan Head of Public Policy & Govermment Relations Shopee Radityo Triatmojo, Head of Public Affairs OVO Sinta Setyaningsih, dan President & Co-Founder of TaniHub Group Pamitra Wineka.
 
FesKaBI 2020 mengajak masyarakat, terutama generasi milenial, untuk mencintai produk buatan dalam negeri. Terlebih saat ini cara pemesanan dan pembayaran lebih mudah dilakukan melalui transaksi digital.
 
Direktur Departemen Komunikasi BI Junanto Herdiawan mengatakan, transaksi digital naik 120 persen selama masa pandemi covid-19. Peningkatan ini menggambarkan adanya penambahan dari sisi produksi oleh para UMKM di Indonesia.
 
Secara tidak langsung, catatan tersebut menunjukkan adanya peningkatan kebanggaan menggunakan produk dalam negeri. "Hal ini bisa meningkatkan UMKM dan mendukung digitalisasi," ujar Junanto.
 
FeskaBI 2020 Dorong Milenial Cintai Produk dalam Negeri
(Foto:Medcom.id/Gervin N Purba) 
 
Tren ini, kata Junanto, diprediksi akan meningkat dan akan terus berlangsung meskipun pandemi covid-19 sudah usai. Hal ini bisa dijadikan sebagai peluang oleh UMKM ditambah adanya dukungan dari generasi milenial.
 
Ajakan untuk cinta produk dalam negeri juga diungkapkan Destry Damayanti. Destry menilai, kualitas produk dalam negeri saat ini juga tidak kalah bagusnya dengan produk dalam luar negeri.
 
Apalagi, BI sudah melakukan dukungan melalui berbagai regulasi dan inovasi untuk mendukung pertumbuhan transaksi digital dalam negeri. Salah satunya dengan meluncurkan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) pada 2019.
 
QRIS merupakan standardisasi pembayaran QR Code. Pembeli bisa melakukan pembayaran melalui bank atau penyelenggara jasa sistem pembayaran (PJSP) apapun yang sudah terdaftar di QRIS Bank Indonesia.
 
QRIS bukan hanya mempermudah belanja secara digital, tapi juga membantu para pelaku UMKM melakukan usaha digital, sekaligus meningkatkan inklusi keuangan Indonesia.
 
FeskaBI 2020 Dorong Milenial Cintai Produk dalam Negeri
(Foto:Medcom.id/Gervin N Purba) 
 
Dalam membangun ekosistem digital, saat ini Indonesia sudah membangun infrastruktur TIK dan memiliki para pemainnya. Selanjutnya yang tidak kalah penting ialah melakukan literasi dan edukasi agar para pengguna bisa mudah menggunakannya dan melakukan transaksi.
 
Satu lagi yang tidak kalah penting ialah harus ada insentif. Sebab, dewasa ini para konsumen lebih tertarik memilih suatu produk jika ada insentifnya.
 
"Kalau ada diskon, orang akan sering menggunakan untuk mencoba pengalaman. Akhirnya menuju digital native, sehingga transaksi digital itu menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari," kata Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko.
 
Menjelang akhir kegiatan President & Co-Founder of TaniHub Group Pamitra Wineka memuji BI yang telah melaksanakan FesKaBI 2020. Kegiatan ini menjadi bentuk komitmen nyata BI dalam mendorong kemajuan pembayaran digitalisasi.
 
"BI punya semangat besar untuk mendorong pembyaran digitalisasi dan saya mengapresiasi. Sebab kita semua sama-sama ingin mendorong, sehingga kami bangga bahwa kami berada di jalur yang sama," kata Pamitra.
 
Seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya, FesKaBI 2020 juga mengadakan digital content competition berupa Blog Competition, Comic Competition, dan Video Competition berhadiah jutaan rupiah. Dapatkan informasi selengkapnya di sini.
 
(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif