Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan. Foto: Medcom.id/Annisa Ayu Artanti

2024, Luhut Targetkan Kontribusi UMKM terhadap PDB 65%

Ekonomi UMKM Luhut Pandjaitan Ecommerce Bangga Buatan Indonesia
Husen Miftahudin • 15 April 2021 21:37
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terus memacu para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Tanah Air untuk naik kelas dengan memanfaatkan layanan digital (go digital) dalam memasarkan produknya. Salah satunya dengan memanfaatkan beragam platform e-commerce.
 
"Sebagai tulang punggung perekonomian nasional, sektor UMKM telah memberikan kontribusi dalam penciptaan lapangan kerja, penyerapan tenaga kerja, serta peningkatan PDB (Produk Domestik Bruto) nasional," ujar Luhut dalam konferensi pers virtual BCA UMKM Fest, Kamis, 15 April 2021.
 
Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, kontribusi UMKM terhadap PDB pada saat ini sebesar 61,07 persen. Pemerintah kemudian menargetkan kontribusi UMKM terhadap PDB nasional mencapai 62,36 persen hingga akhir 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dan akan menjadi 65 persen pada 2024. Untuk itu kita perlu bekerja keras, terlebih kondisi pandemi covid-19 saat ini yang dihadapi oleh seluruh negara di dunia," tuturnya.
 
Menurut Luhut, target ambisius pemerintah tersebut lantaran sektor UMKM memiliki prospek dan potensi yang cemerlang. Terlebih Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk yang besar, sehingga pangsa pasarnya juga besar.
 
"Kita harus melihat ini sebagai kekuatan serta peluang untuk kita maju ke depan. Melalui UMKM, kita perkuat fondasi bangsa," tegasnya.
 
Saat ini, Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi bersama kementerian/lembaga lain, lembaga pemerintahan daerah, top brand, pelaku usaha, hingga e-commerce terus bergandengan tangan mendorong UMKM untuk masuk ke ekosistem digital dan meningkatkan penjualan melalui Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).
 
Ia menyebutkan bahwa sejak Mei 2020 hingga Februari 2021, sudah ada sebanyak 4,7 juta pelaku UMKM yang telah memanfaatkan layanan digital alias go digital dalam memasarkan produknya.
 
"Selama 11 bulan terakhir ini terjadi peningkatan sebesar 4,79 juta UMKM on boarding. Angka tersebut akan terus kita raih hingga 2023, kita berharap ada 30 juta UMKM bisa on boarding ke ekosistem digital," pungkas Luhut.
 
(DEV)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif