Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi (depan kedua kanan) dalam kunjungan kerjanya ke PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC). FOTO: ANTARA/HO-Pupuk Indonesia
Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi (depan kedua kanan) dalam kunjungan kerjanya ke PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC). FOTO: ANTARA/HO-Pupuk Indonesia

Wamentan: Stok Pupuk Subsidi Sangat Cukup dan Siap Didistribusi

Antara • 26 Maret 2021 08:47
Jakarta: Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi memastikan stok pupuk subsidi sangat cukup dan segera disalurkan sesuai alokasi yang telah ditetapkan untuk memasuki musim tanam kedua April-Mei 2021. Upaya itu dengan harapan bisa mendukung ketahanan sektor pertanian di masa mendatang.
 
"Saya mengecek stok pupuk kita, alhamdulillah saya lihat sendiri stok pupuk cukup," jelas Harvick, dilansir dari Antara, Jumat, 26 Maret 2021.
 
Wamentan Harvick dalam kunjungan kerjanya ke PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC), menyatakan stok pupuk subsidi sangat cukup. Harvick berharap ke depan stok pupuk subsidi pada musim tanam dari Pupuk Indonesia, yakni 1,9 juta ton, dapat terus ditingkatkan. Namun Harvick berpesan agar jangan sampai berlebihan karena juga akan menimbulkan masalah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara itu, Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto menyatakan Pupuk Indonesia Grup menyiapkan stok pupuk subsidi sekitar 1,9 juta ton untuk menghadapi musim tanam periode April-Mei. Jumlah ini lebih banyak tiga kali lipat dari ketentuan stok minimum pemerintah.
 
Rinciannya, pupuk Urea 1,1 juta ton, NPK Phonska 367 ribu ton, SP-36 156 ribu ton, ZA 185 ribu ton, dan Petroganik 135 ribu ton.
 
"Dari jumlah tersebut, stok pupuk subsidi untuk Jawa Barat mencapai sekitar 153 ribu ton. Rinciannya, pupuk Urea 92,4 ribu ton, NPK Phonska 29,4 ribu ton, SP-36 15,1 ribu ton, ZA 8,6 ribu ton, dan Petroganik 7,8 ribu ton,” jelas Nugroho.
 
Untuk fasilitas distribusi, Pupuk Indonesia saat ini memiliki sembilan unit pengantongan, enam unit Distribution Center (DC), 203 kapal laut, 6.000 lebih truk, 595 gudang dengan kapasitas 3,1 juta ton, dan memiliki jaringan distributor sebanyak 1.200 dengan 29.000 lebih kios resmi.
 
"Semua fasilitas dan jaringan distribusi Pupuk Indonesia group, kami pastikan berjalan optimal untuk menyambut musim tanam kedua ini," tegas Nugroho.
 
Sebagai produsen, lanjut Nugroho, Pupuk Indonesia berkewajiban untuk menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi yang ditetapkan oleh pemerintah. Dengan pada 2021 alokasi pupuk subsidi dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No 49 Tahun 2020 sebesar 9,04 juta ton dan 1,5 juta liter pupuk organik cair.
 
Selain kewajiban menyalurkan pupuk subsidi, kata Nugroho, Pupuk Indonesia juga menyediakan stok pupuk non-subsidi yang saat ini berjumlah 754 ribu ton. “Upaya ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan petani yang belum terkover dalam skema pupuk subsidi,” pungkas Nugroho.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif