Ilustrasi BBM jenis Pertalite - - Foto: Antara/ M Adimaja
Ilustrasi BBM jenis Pertalite - - Foto: Antara/ M Adimaja

Konsumen Pertamax Beralih ke Pertalite, Menteri ESDM Usul Tambah Kuota

Annisa ayu artanti • 13 April 2022 14:52
Jakarta: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengusulkan penambahan kuota bagi BBM khusus jenis pertalite dari semula 23,05 juta kilo liter (kl) menjadi 28,5 juta kl.
 
"Pertalite menambah kuota sebesar 5,45 juta kl sehingga semula 23,05 juta kl menjadi 28,5 juta kl," usul Arifin dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR-RI, Rabu, 13 April 2022.

 
Ia menjelaskan, penambahan kuota untuk BBM jenis RON 90 tersebut karena peralihan konsumen pertamax akibat harga BBM jenis RON 92 dinaikkan menjadi Rp12.500 per liter. Akibatnya, pada Januari hingga Maret 2022 kuota konsumsi pertalite sudah lebih mencapai 14 persen.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita ambil contoh pada kenaikan pertamax, ternyata di lapangan terjadi penurunan konsumsi pertamax dan di lain sisi terjadi kenaikan kenaikan konsumsi pertalite," jelasnya.
 
Selain itu, usulan penambahan kuota tersebut juga memperhatikan pemulihan ekonomi yang lebih cepat pasca pandemi covid-19. Pemulihan ekonomi, dikatakan Arifin memicu peningkatan konsumsi BBM.
 
Tak hanya kuota pertalite, Arifin juga menyampaikan usulan untuk tambahan kuota untuk minyak tanah dan solar. Kedua jenis BBM tertentu juga diperkirakan over kuota hingga akhir 2022.
 
Untuk solar, pada Januari sampai Maret 2022 tercatat sudah over kuota sebesar 9,5 persen. Sementara peningkatan minyak tanah dipicu pertumbuhan ekonomi Indonesia, khususnya di Indonesia bagian timur sebesar 10,9 persen di triwulan IV-2021.
 
"Kedua, solar menambah kuota sebesar 2,29 juta kl dari 15,1 juta kl menjadi 17,39 juta kl. Ketiga minyak tanah menjadi 0,1 juta kl sehingga dari semula 0,48 juta kl menjadi 0,58 juta kl," pungkasnya.

 
(Des)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif