Ilustrasi. Foto: dok PLN.
Ilustrasi. Foto: dok PLN.

Bos PLN Pastikan Pasokan Listrik Terbaik untuk Idulfitri 1443 H

Ekonomi Listrik PLN pembangkit listrik tenaga gas uap (pltgu) Idulfitri 1443 Lebaran 2022
Annisa ayu artanti • 01 Mei 2022 16:43
Jakarta: PT PLN (Persero) siap memberikan pelayanan prima untuk masyarakat yang merayakan Idulfitri 1443 H. Termasuk pada momen mudik, PLN memastikan seluruh pasokan listrik aman agar masyarakat bisa menikmati Lebaran di kampung halaman.
 
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, PLN telah membentuk Satgas Kesiapan dan Keandalan Pasokan Listrik menyambut Idulfitri 1443 H yang bertugas sejak H-7 Lebaran hingga H+9 Lebaran. PLN juga berencana untuk memperpanjang satgas ini hingga H+14.
 
Sementara itu, dari sisi pasokan listrik saat ini dalam kondisi aman. Total kapasitas pembangkit di Indonesia mencapai 64,3 gigawatt (GW), dengan total beban puncak diperkirakan mencapai 30-31 GW pada saat Idulfitri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk mendukung operasional pembangkit, PLN memastikan pasokan energi primer batu bara, gas, dan bahan bakar minyak dalam kondisi aman dengan hari operasi (HOP) di atas 15 hari.
 
"Kami siapkan pasokan energi primernya. Kami sudah cek, stockpile batu bara kami saat ini di atas 15 HOP. Untuk gas, khususnya untuk pasokan ke PLTGU dan kondisi pasokan BBM juga sudah di atas 15 HOP," jelas Darmawan melalui keterangan tertulis, Minggu, 1 Mei 2022.
 
Darmawan merinci, saat ini daya mampu di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali) mencapai 32 GW. Adapun beban puncak selama Idulfitri diperkirakan 19,5 GW. Sedangkan untuk wilayah Sumatra dan Kalimantan PLN memiliki daya mampu 10,4 GW dengan beban puncak Idulfitri mencapai 7,76 GW.
 
Sementara untuk wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, dan Nusa Tenggara (Sulmapana), PLN juga menyiagakan pembangkit dengan daya mampu sebesar 3,5 GW dan beban puncak saat Idulfitri sekitar 2,9 GW.
 
PLN juga menerjunkan 50.268 personel di 2.982 posko siaga yang tersebar di seluruh penjuru Tanah Air, dengan menerapkan sistem piket bagi petugas operasional selama 24 jam demi menjaga keandalan pasokan listrik.
 
Untuk memastikan pasokan listrik aman, PLN tak hanya memaksimalkan operasional pembangkit listrik, tetapi juga menyiapkan suplai cadangan dengan menyiagakan 2.550 peralatan pendukung siaga seperti Uninterruptible Power Supply (UPS), genset, maupun unit gardu bergerak (UGB), trafo mobile hingga kendaraan.
 
"Kami perintahkan semuanya siaga. Peralatan, crane, trafo mobile, semua dalam kondisi siap. Pembangkit, kesiapan energi primer juga dalam kondisi siap. Semua dalam status on dan standby. Jikapun, ada gangguan kami pastikan PLN langsung bisa bergerak cepat," ujar Darmawan.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif