Mengutip Antara, Selasa, 4 Januari 2022, Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Mukhamad Mukhanif mengatakan, komoditas utama penyumbang inflasi terbesar yaitu cabai rawit sebesar 0,8875. Satu pekan sebelum perayaan Natal 2021, cabai rawit di Gorontalo naik mulai dari Rp35 ribu per kg menjadi Rp100 ribu dan paling tinggi yaitu Rp120 per kg.
Komoditas utama penyumbang inflasi lainnya adalah minyak goreng dengan 0,1481 poin, ikan tuna 0,028, cabai merah 0,0159, alpukat 0,015, dan ikan selayar 0,0079 poin. Kelompok makanan, minuman dan tembakau memberikan andil terbesar dalam tingkat inflasi pada Desember 2021 di Gorontalo sebesar 0,8125 poin.
Badan Pusat Statistik Provinsi Gorontalo mencatat Kota Gorontalo mengalami kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,14 pada November 2021 menjadi 107,12 pada Desember 2021 yang inflasi sebesar 0,92 persen.
Inflasi terjadi karena adanya kenaikan indeks pada enam kelompok pengeluaran, penurunan indeks pada tiga kelompok pengeluaran, serta dua kelompok pengeluaran tidak mengalami perubahan indeks.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News