Wakil Presiden Ma'ruf Amin. FOTO: MI/ADAM DWI
Wakil Presiden Ma'ruf Amin. FOTO: MI/ADAM DWI

Wapres Harap LinkAja Syariah Tingkatkan Literasi Digital Masyarakat Indonesia

Ekonomi Literasi Digital LinkAja maruf amin Literasi
Angga Bratadharma • 23 April 2022 08:05
Jakarta: LinkAja Syariah (LAS) mencatat peningkatan jumlah transaksi mencapai lebih dari 300 persen hingga April 2022. Hingga saat ini, LAS sudah memfasilitasi lebih dari 6,6 juta pengguna terdaftar yang mengalami peningkatan sebesar 150 persen secara tahun ke tahun (yoy).
 
Pencapaian itu terwujud berkat semangat penuh sinergi dari ke-10 BUMN yang mengawali lahirnya LinkAja serta dukungan penuh yang senantiasa diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia, tak terkecuali dewan pengawas syariah, jajaran direksi, dan sharia group.

 
LinkAja Syariah dilahirkan sebagai bentuk manifesto LinkAja dalam upaya mendukung pemerintah mewujudkan visi Masterplan Ekonomi Syariah Indonesia 2019-2024 untuk menjadikan Indonesia yang mandiri, makmur, madani menjadi pusat ekonomi syariah terkemuka di dunia, serta mendukung inklusi keuangan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dalam perayaan miladnya yang kedua di April 2022, apresiasi dan dukungan disampaikan Wakil Presiden Indonesia Ma’ruf Amin. Menurutnya LinkAja telah mendapatkan sertifikasi kesesuaian dengan nilai syariah dan sudah mendapatkan pengakuan dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Nasional (DSN MUI).
 
"Ini menjadikan LinkAja Syariah kian unggul karena akan semakin memberikan kepercayaan dan ketenangan bagi konsumennya," kata Ma'ruf, Jumat, 22 April 2022.
 
Ke depan, dirinya berharap LinkAja Syariah terus mengoptimalkan peran dan potensi layanannya setidaknya komitmen menjaga dua aspek penting yaitu keamanan dan kemanfaatan serta turut berkontribusi dalam peningkatan literasi digital masyarakat Indonesia.
 
"Saya ingin melihat seiring dengan pertumbuhan dan kemajuan LAS semakin banyak pula pihak yang merasakan kemanfaatannya sesuai tema milad kedua ini yaitu dua tahun makin berkah bersama LAS," ucapnya.
 
Sejalan dengan harapan pemerintah tersebut, Plt Direktur Utama LinkAja Wibawa Prasetyawan mengatakan, LinkAja Syariah telah melakukan berbagai kolaborasi untuk mempercepat inklusi keuangan melalui digitalisasi keuangan syariah, antara lain digitalisasi ZISWAF dan kerja sama dengan Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).
 
Ia menambahkan LinkAja Syariah juga menjadi satu-satunya e-wallet berbasis syariah yang dipercaya pemerintah untuk menyalurkan insentif prakerja yang secara progresif terus meningkat setiap tahun. Kolaborasi terkini dilakukan LinkAja Syariah melalui penandatanganan kerja sama dengan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH).
 
Melalui kerja sama ini dapat memberikan sejumlah manfaat, di antaranya kemudahan bertransaksi secara cashless dan promo bagi para calon jemaah haji. Selain itu, LinkAja Syariah juga dijadikan sebagai platform penyaluran fasilitas operasional karyawan BPKH, yang meliputi pemberian insentif hingga disbursement gaji.
 
"Kami bersyukur atas berbagai pencapaian dan pertumbuhan pesat LinkAja Syariah. Kedepannya, kami akan terus mengembangkan ragam layanan syariah digital yang penuh manfaat dan makin berkah, sehingga akan lebih banyak lagi lapisan masyarakat Indonesia yang akan memperoleh manfaat positif dari LinkAja Syariah," pungkasnya.

 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif