Direktur Ekonomi Digital CELIOS, Nailul Huda, memaparkan analisis tajam mengenai potret riil pelemahan ekonomi domestik yang saat ini sedang dirasakan oleh para pelaku usaha di lapisan bawah.
Fenomena Perlambatan Ekonomi dan Melemahnya Rupiah
Situasi global yang fluktuatif ikut memberikan tekanan pada nilai tukar mata uang domestik, yang pada akhirnya memicu kenaikan harga-harga barang modal bagi para pengusaha mikro."Pertumbuhan ekonomi di Indonesia itu mengalami perlambatan. Kalau kita lihat tren, kita di tahun 2025-2026 kita secara dasar itu mengalami perbedaan. Kita melihat bagaimana fenomena perlambatan ekonomi itu terjadi. Bukan hanya dari sisi positif saja, tapi beberapa indikator lainnya juga menunjukkan hal yang serupa, dari hal-hal PMI (Purchasing Managers' Index) misalkan," ujar Huda.
Kondisi pelemahan ekonomi dan penurunan daya beli ini menuntut para pelaku industri tekfin penandanaan atau fintech lending untuk meredefinisi strategi mereka agar kualitas penyaluran modal tetap terjaga dengan sehat.
Fokus Industri Finansial: Menjaga Kualitas Kredit
Menanggapi tantangan perlambatan makro tersebut, pelaku industri menegaskan bahwa fokus utama saat ini bukan lagi sekadar mengejar pertumbuhan kuantitas angka penyaluran dana secara agresif, melainkan memperkuat kualitas manajemen risiko di tengah ketidakpastian."Tantangan-tantangan yang dihadapi oleh segmen milenial Amartha yaitu, di mana kebutuhan naik, harga juga naik. Jadi saat ini kita fokusnya lebih ke kualitas kredit dan pendampingan itu terus kita lakukan agar ketangguhan ini tetap terjaga, sehingga resiliensi dari nasabah-nasabah ini juga tetap terjaga," pungkas Aria Widyanto, selaku Chief Compliance and Sustainability Officer, Amartha. Sinergi mitigasi risiko ini akan dibahas secara global lewat penyelenggaraan forum internasional Asia Grassroots Forum 2026 pada awal Juni mendatang, yang mengundang ratusan investor global untuk melihat langsung pemanfaatan teknologi tepat guna di akar rumput Indonesia.
(Fany Wirda Putri)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News