Ilustrasi teknologi medis. Foto: Freepik
Ilustrasi teknologi medis. Foto: Freepik

Harapan Hidup Naik hingga 74 Tahun, Ini Pentingnya Perlindungan Finansial Berlapis

Annisa ayu artanti • 17 Juni 2026 19:54
Ringkasnya gini..
  • Penyakit jantung dan stroke kini semakin banyak ditemukan pada usia produktif 20-40 tahun.
  • Teknologi medis meningkatkan angka harapan hidup Indonesia hingga sekitar 74 tahun.
  • Kemajuan pengobatan membuat perlindungan finansial berlapis semakin penting dimiliki.
Jakarta: Kemajuan teknologi kesehatan membuat banyak penyakit yang dulu sulit ditangani kini memiliki peluang kesembuhan yang jauh lebih baik.
 
Orang Indonesia pun hidup lebih lama dibandingkan beberapa dekade lalu. Namun di balik kabar baik tersebut, ada tantangan baru yang mulai muncul, yakni meningkatnya biaya pengobatan yang harus dipersiapkan sejak dini.
 
Di tengah perkembangan teknologi medis yang semakin canggih, para ahli mengingatkan bahwa perlindungan kesehatan saja tidak cukup. Masyarakat juga perlu membangun perlindungan finansial berlapis agar tidak kewalahan saat menghadapi risiko penyakit kritis.

Penyakit kritis kini banyak menyerang usia produktif

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Bayushi Eka Putra, Sp.JP(K), FIHA, mengatakan penyakit tidak menular kini menjadi tantangan kesehatan yang semakin serius di Indonesia.

Menurutnya, penyakit seperti serangan jantung dan stroke tidak lagi identik dengan usia lanjut. Saat ini, banyak pasien berusia 30 hingga 40 tahun bahkan 20-an tahun yang mulai mengalami gangguan kesehatan serius.
 
Fenomena ini dipicu oleh berbagai faktor gaya hidup modern, seperti kurang aktivitas fisik, stres berkepanjangan, pola hidup sedentari, hingga tingginya angka perokok.
 
Baca juga: Kecerdasan Buatan Jadi Kunci Masa Depan Pengobatan Penyakit Kronis

"Jadi saya ketemu pasien bukan lagi umur 50-60 tahun, tapi umur 20-30 tahun, itu udah mulai sering. Ya, paling sering 30-40 tahun. Jadi, penyakit tidak menular, ini bukan lagi penyakit orang tua. Penyakit pada orang-orang yang masih produktif," katanya dalam media workshop, Rabu, 17 Juni 2026.
 
"Strategi pertahanan melalui perlindungan finansial berlapis sebagai solusi sistematis," imbuhnya. 

Angka harapan hidup naik berkat teknologi medis

Di tengah meningkatnya kasus penyakit kritis, ada satu fakta menarik yang terjadi di Indonesia, yaitu meningkatnya angka harapan hidup masyarakat.
 
Menurut dr. Bayushi, usia harapan hidup masyarakat Indonesia kini telah mencapai sekitar 74 tahun. Angka tersebut meningkat dibandingkan beberapa dekade lalu berkat kemajuan teknologi kesehatan yang sangat pesat.
 
"Walaupun kasus penyakit jantung naik, walaupun dia menyerang pada usia muda. Tapi yang menarik ini adalah angka harapan hidup orang Indonesia pun juga menariknya ikut naik. Sampai 74 tahun," ujarnya.
 
Ia menjelaskan bahwa perkembangan alat kesehatan, metode pengobatan, hingga teknologi medis modern berkontribusi besar dalam meningkatkan peluang hidup pasien.
 
"Karena kemajuan teknologi, karena tindakan medis yang makin berkembang, itu berkontribusi keras untuk menjaga kita tetap hidup," ucapnya.

Peluang hidup lebih tinggi, biaya pengobatan ikut meningkat

Kemajuan teknologi medis memang membawa harapan baru bagi pasien. Namun di sisi lain, inovasi tersebut juga menghadirkan konsekuensi finansial yang tidak bisa diabaikan.
 
Dibandingkan dua atau tiga dekade lalu, tingkat keberhasilan pengobatan penyakit jantung meningkat sangat signifikan. Obat-obatan modern, teknologi pemasangan ring jantung, hingga berbagai prosedur medis terbaru mampu meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi risiko komplikasi.
 
"Obat-obatan baru, alat-alat baru, teknologi yang makin baru, tentu pasti punya konsekuensi finansial,"
 
Artinya, semakin canggih teknologi kesehatan yang digunakan, semakin besar pula biaya yang harus dipersiapkan oleh pasien maupun keluarganya.
 
Karena itu, konsep perlindungan finansial berlapis menjadi semakin relevan. Perlindungan ini dapat berupa dana darurat, asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, investasi jangka panjang, hingga perencanaan keuangan yang matang.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan