Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo
Ilustrasi. Foto: AFP/Bay Ismoyo

Penghapusan Subsidi Upah Dikhawatirkan Ganggu Pemulihan Ekonomi

Ekonomi Stimulus Ekonomi Imbas Korona Pemulihan Ekonomi Nasional
Suci Sedya Utami • 04 Februari 2021 16:26
Jakarta: Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Pingkan Audrine Kosijungan menilai penghapusan bantuan subsidi upah dikhawatirkan dapat menghambat upaya pemulihan ekonomi.
 
Pemberian bantuan kepada para pekerja menunjukkan selain sektor usaha, para pekerja juga menjadi pihak yang rentan terdampak secara finansial akibat pandemi covid-19. Ia menilai penghapusan besaran subsidi upah yang diterima bakal berdampak pada pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat dan menyebabkan konsumsi rumah tangga sebagai sumber utama perekonomian Indonesia menurun.
 
"Pemberian bantuan subsidi upah sangat relevan dan diharapkan mampu menggerakkan konsumsi dan pada akhirnya menggerakkan perekonomian. Para penerima bantuan ini termasuk kelompok yang terdampak cukup signifikan oleh pandemi. Melihat kondisi sosial dan ekonomi Indonesia yang saat ini masih terdampak oleh pandemi, pemberian bantuan subsidi upah ini masih cukup rasional mengingat banyaknya sektor usaha yang mengalami perlambatan pertumbuhan akibat upaya pembatasan yang dilakukan pemerintah,"  kata Pinkan dalam keterangan tertulis, Kamis, 4 Februari 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Apabila dilihat dari susunan programnya, pemerintah memang tidak menjanjikan untuk meneruskan program tersebut pada 2021. Walaupun demikian, pemerintah pernah mengatakan akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program bantuan subsidi upah dan mempertimbangkan untuk membuat keputusan selanjutnya.
 
Ia mengatakan hal ini sangat penting untuk dilakukan, perencanaan dari segi anggaran dan evaluasi efektifitas program sangat diperlukan agar upaya pemulihan ekonomi bagi masyarakat dapat berjalan seiring dengan kemampuan negara dari segi kebijakan fiskal.
 
Oleh sebab itu, lanjut Pinkan, pemerintah sebaiknya dapat segera mengevaluasi kinerja dari bantuan subsidi upah di tahun lalu dan mendiseminasi hasilnya kepada publik. Dengan demikian, masyarakat dapat menerima informasi terkait efektivitas dari bantuan sosial yang diberikan.
 
"Apakah berhasil menggerakkan konsumsi masyarakat dan juga mendapatkan gambaran terkait langkah pemerintah selanjutnya yang berkenaan dengan bantuan subsidi upah ini untuk 2021," jelas Pinkan.
 
(DEV)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif