Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto : Medcom/Annisa.
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Foto : Medcom/Annisa.

Menko Luhut Sambut Pertemuan Bloomberg NEF Summit di Bali

Ekonomi menko perekonomian Luhut Binsar Pandjaitan G20 Emisi Karbon
Annisa ayu artanti • 20 April 2022 12:39
New York: Indonesia memiliki target untuk mencapai netral karbon dunia pada 2050 dan menjaga peningkatan suhu pada 1,5 derajat celcius. Hal ini diwujudkan ke dalam tiga prioritas utama penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di 2022, khususnya dalam poin transisi energi bersih.
 
"Sebagai ketua panitia penyelenggara G20 Indonesia di 2022, saya menyambut baik Bloomberg NEF (BNEF) Net Zero Summit pertama di Bali pada 12 November 2022," ucap Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, dalam acara pengumuman Bloomberg NEF Summit Bali, Rabu, 20 April 2022.
 
Melalui BNEF Summit di Bali beberapa waktu mendatang, Luhut berharap akan ada masukan dari para pemimpin bisnis global dan investor di untuk mencapai netral karbon atau net zero emission sebagai upaya memajukan pemulihan global pascapandemi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selain itu, BNEF Summit juga akan dijadikan sebagai momen perancangan strategi yang memanfaatkan teknologi untuk membangun masa depan yang lebih kompetitif.
 
"Momentum tersebut akan mampu memperluas koneksi dan kolaborasi dari yang semula hanya antara sektor swasta dan publik yang ada di Indonesia," ujarnya.
 
Utusan Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Ambisi dan Solusi Iklim sekaligus Pendiri Bloomberg L.P. dan Bloomberg Philanthropies serta anggota Kaukus Advokasi Internasional B20 Michael R. Bloomberg menyampaikan, Indonesia sebagai negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara memiliki potensi besar untuk pengembangan energi bersih. Indonesia juga dinilai mampu membantu memperkuat transisi kawasan dari bahan bakar fosil.
 
"Dengan melakukan hal tersebut, Indonesia dapat menunjukkan bagaimana investasi yang diperlukan untuk melawan perubahan iklim, juga menciptakan lapangan kerja lokal, mendukung kewirausahaan, dan menumbuhkan ekonomi," tuturnya dalam acara yang sama.
 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif