Ilustrasi. Foto: Medcom.id
Ilustrasi. Foto: Medcom.id

Jelang Iduladha, Kementan Gencar Putus Virus PMK Hewan

Insi Nantika Jelita • 21 Mei 2022 19:00
Jakarta: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo memastikan aktif melakukan pengawasan lalu lintas hewan yang masuk maupun keluar melalui pintu pelabuhan, salah satunya di pelabuhan Merak Cilegon, Banten.
 
Jelang Iduladha pada Juli ini, Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan) bersama jajaran Polri melakukan pengecekan terhadap semua hewan baik yang datang dari Pulau Sumatra maupun yang keluar dari Pulau Jawa, terkait penyakit mulut dan kuku (PMK).
 
"Saya yakin menghadapi Idul Kurban akan lebih ketat lagi pengawasan, tetapi tidak membuat tambah ribet dah tambah susah," ujar Mentan dalam rilisnya, Sabtu, 21 Mei 2022.
 
Pemeriksaan berikutnya kata Mentan, semua hewan yang masuk ke pulau Jawa harus melalui pemeriksaan, dan semua mobil yang mengangkut hewan terlebih dulu dilakukan desinfeksi.
 
Kalaupun ada hewan yang bermasalah, maka Kementan telah menyiapkan tempat instalasi karantina hewan. "Karantina di seluruh Indonesia siaga 1-14 hari ke depan untuk memutus virus yang bisa berkembang lebih jauh," ungkap SYL.
 
Di Cilegon misalnya, ada tempat pemeriksaan yang dibantu oleh dokter hewan sehingga tidak boleh ada kontaminasi dari PMK. "Bahkan sampel darah dan pemeriksaan lab bisa kita maksimalkan di tempat ini," sambungnya.
 
Mentan menjelaskan semua upaya yang dilakukan sejauh ini telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan hewan.
 
Menurutnya, hewan yang tadinya terkonfirmasi positif, kini dinyatakan negatif setelah melalui proses dan uji tim medis beranggotakan dokter hewan.
 
"Saya ingin melaporkan, sekarang ini PMK yang ada di seluruh Indonesia cenderung sembuh. Bahkan akhir-akhir ini kita tidak mendengar kematian," klaimnya.
 
Oleh karena itu, lanjutnya, daerah merah akan mendapatkan protokol yang sangat ketat dan lalu lintas hewan tidak boleh masuk atau keluar, orang pun tidak bebas masuk keluar sampai inkubasi virus dicabut kembali.
 
Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta menegaskan PMK bisa ditangani dan bisa disembuhkan, serta aman bagi masyarakat maupun pedagang.
 
"Kita menyambut Iduladha dengan aman menyembelih hewan qurban. Tentu kita support karantina untuk memeriksa distribusi hewan Jawa dan Sumatra," tuturnya.
 
"Saya juga berharap masyarakat tidak panik karena pemerintah terus bekerja," pungkasnya.
 
(HUS)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif