Ilustrasi - - Foto: Medcom
Ilustrasi - - Foto: Medcom

Masyarakat Kurang Puas dengan Penanganan Virus Korona

Ekonomi survei Berita Virus Corona Hari Ini
Annisa ayu artanti • 23 Mei 2020 11:37
Jakarta: Masyarakat menilai pemerintah kurang tegas dalam menangani pandemi virus korona (covid-19). Hal tersebut seiring pelonggaran kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan larangan mudik untuk mencegah penularan covid-19.
 
Berdasarkan survei Roda Tiga Konsultan yang dirilis Sabtu, 23 Mei 2020, masyarakat mengaku tidak puas dengan kepemimpinan Presiden Joko Widodo dalam menangani covid-19. Penanganan tersebut hanya mendapat nilai sebesar 7,09 dari 10.
 
Survei dilakukan terhadap responden melalui sambungan telepon. Metode ini dipilih karena merupakan cara yang paling memungkinkan untuk dilakukan di tengah kondisi PSBB.
Click to Expose

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun jumlah responden mencapai 1.200 orang dengan margin of error 2,89 persen dan confidence level pada 95 persen. Survei dilakukan pada 7-17 Mei 2020.
 
Selain itu, sebanyak 98,9 dari responden telah mengetahui tentang bahaya covid-19. Lalu sebanyak 51,4 persen mengatakan kebijakan pemerintah untuk melakukan PSBB sudah tepat.

 
Responden mengusulkan agar pemerintah melakukan kebijakan karantina wilayah atau lockdown untuk mengurangi penyebaran. Kemudian sebanyak 82,7 persen responden juga setuju dengan kebijakan larangan mudik lebaran tahun ini.
 
Di sisi lain, survei juga mengungkap sekitar tiga dari empat responden mengatakan kondisi ekonomi rumah tangga menjadi lebih buruk dari pada sebelum pandemi. Selanjutnya, lebih dari tiga per empat responden mengaku tidak pernah mendapatkan bantuan selama pandemi covid-19.
 
Penerima bantuan tertinggi berasal dari pemerintah kabupaten dan kota, lalu pemerintah pusat, dan pemerintah provinsi. Kemudian, dari sisi bantuan kemanusian, survei menemukan bahwa bantuan dari lembaga sosial cukup berperan bahkan lebih tinggi dari pada bantuan pemerintah.
 
Mengenai data kasus korona yang dirilis pemerintah, sebanyak 45,2 persen responden menyatakan percaya dengan data tersebut. Sisanya 51,8 persen responden ragu-ragu dan tidak percaya. Hal ini menggambarkan bahwa mayoritas responden kurang percaya dengan data pemerintah.
 
Responden juga diminta untuk memberi penilian terhadap tiga lapisan pemerintahan dalam menangani covid-19. Hasil survei ini menunjukkan bahwa kinerja ketiga lapisan pemerintahan dalam menangani covid-19 dinilai relatif sama, yaitu tidak istimewa.
 
Dari ketiga lapisan pemerintahan tersebut, kinerja pemerintah pusat dianggap relatif paling rendah dibanding pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Dalam hal ini, Pemerintah Provinsi dianggap mempunyai kinerja yang relatif lebih baik.

 

(Des)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif