Mensos Juliari P Batubara mengecek langsung penyaluran BST di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2020 (Foto:Dok)
Mensos Juliari P Batubara mengecek langsung penyaluran BST di Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2020 (Foto:Dok)

Mensos: Presiden Ingin Masyarakat Terdampak Covid-19 Terima Bantuan

Ekonomi Berita Kemensos
M Studio • 19 Juni 2020 19:16
Tasikmalaya: Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara kembali mengecek penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST). Dia bertandang ke Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, pada Jumat, 19 Juni 2020.
 
Mensos Juliari ingin memastikan bantuan diserahkan kepada keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan tersebut diluncurkan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan miskin yang terdampak covid-19.
 
Bersama rombongan, Mensos Juliari menyapa dan berdialog dengan KPM BST. Penyerahan BST dilakukan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Para KPM duduk diatur berjarak di Kantor Pos Kota Tasikmalaya dan Kantor Pos Cabang (KPC) Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di hadapan para KPM di KPC Ciawi, Mensos menegaskan kehadirannya atas instruksi Presiden Joko Widodo untuk memastikan negara hadir bagi masyarakat yang terdampak pandemi.
 
“Hari ini, saya mengecek langsung dan memastikan penyaluran BST berjalan lancar dan tertib. Saya berpesan, bantuan jangan digunakan untuk membeli rokok. Gunakan untuk membeli kebutuhan yang mendesak,” kata Mensos Juliari.
 
Dalam penyaluran BST, kesiapan dan kerja sama petugas dari PT Pos, BNI, dan pemerintah daerah sangat penting. Berkat sinergi yang baik, bantuan dapat diserahkan kepada KPM.
 
"Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran distribusi bansos, " ucap Mensos Juliari.
 
Mensos: Presiden Ingin Masyarakat Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
 
Dalam kesempatan itu, Mensos Juliari juga berdialog dengan petugas PT Pos, tentang bagaimana pelayanan terhadap KPM dilakukan. Ia juga menanyakan apa saja kendala yang dihadapi petugas dalam melayani KPM. Petugas menjelaskan bahwa pelayanan terhadap KPM relatif lancar. Untuk KPM lansia dan sakit, petugas berinisiatif menjemput ke rumah.
 
Mensos Juliari menyatakan, Program BST dan Bansos Sembako Bantuan Presiden akan berlanjut hingga Desember 2020.
 
"Nilainya akan berkurang menjadi Rp300 ribu per KPM setiap bulan. Ini karena pemerintah juga akan membantu dengan berbagai bantuan penguatan ekonomi. Dan dengan kondisi new normal, masyarakat bisa lebih produktif," katanya.
 
Mensos: Presiden Ingin Masyarakat Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
 
BST di Kabupaten Tasikmalaya dialokasikan untuk 32.251 KPM senilai Rp64.394.000.000. Di Kota Tasikmalaya dialokasikan untuk 11.564 KPM dengan nilai bantuan sebesar Rp19.836.000.000.
 
Sebelumnya, Mensos Juliari meninjau penyaluran BST di dua lokasi di Garut, yakni KPC Bayongbong, Kecamatan Mekarsari, dan penyaluran secara komunitas di Kantor Desa Neglasari, Kecamatan Limbangan.
 
Dalam kesempatan ini, hadir pula Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.
 
Hadir mendampingi Mensos, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama. Hadir pula Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzanul Ulum, Dirut PT Pos Indonesia Gilarsi Wahyu Setijono, Wakil Bupati Garut Helmi Budiman, Bupati Tasikmalaya Ade Sugiono, dan Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman, dan perwakilan dari Himbara.
 

(ROS)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif