Chairman Sunra Group Zhang Chongshun. Foto: Dok istimewa
Chairman Sunra Group Zhang Chongshun. Foto: Dok istimewa

Bangun Pabrik Motor Listrik Terbesar di Jateng, Sunra Kucurkan Rp1,91 Triliun

Eko Nordiansyah • 06 Mei 2024 09:02
Jakarta: PT Sunra Asia Pasific Hi-Tech (Sunra Indonesia) membangun pabrik sepeda motor listrik terbesar di Kawasan Industri Kendal, Jawa Tengah, dengan total rencana investasi mencapai USD120 juta atau sekitar Rp1,91 triliun. Sejak 2023, Sunra berkomitmen membangun industri kendaraan listrik di segmen kendaraan roda dua.
 
Chairman Sunra Group Zhang Chongshun mengatakan, pembangunan pabrik Sunra di Indonesia penting untuk menjamin kualitas produk dan memberikan layanan purna jual dengan lebih baik. Pembangunan pabrik itu juga demi mewujudkan strategi ramah lingkungan dan rendah karbon dari pemerintah Indonesia.
 
“Kami berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap program pemerintah dan mempercepat terbentuknya ekosistem kendaraan listrik di Indonesia," kata dia dalam keterangan tertulisnya, Senin, 6 Mei 2024.

Pabrik Sunra Indonesia yang dibangun di atas lahan seluas 12,7 hektar rencananya akan selesai dalam dua tahap, dengan masa konstruksi selama 18 bulan. Selanjutnya pabrik aka siap beroperasi pada 2025 dengan kapasitas produksi tahunan dasar mencapai 1 juta kendaraan listrik roda dua.
 
"Empat proses utama produksi sepeda motor listrik akan dilakukan di pabrik ini, mulai dari pembuatan rangka, pengelasan, pengecatan dan perakitan akhir. Serta akan dilengkapi dengan bengkel motor dan bengkel pack baterai," ujar dia.
 
Baca juga: Bulan Depan, Pabrik Baterai Mobil Listrik Pertama Beroperasi di Indonesia

 
Pembangunan konstruksi pabrik pada tahap pertama mencapai 100 ribu meter persegi. Setelah seluruh pembangunan pabrik selesai, Sunra Indonesia akan secara aktif mengintegrasikan sumber daya rantai pasokan, menciptakan ekologi rantai pasokan, dan memungkinkan lebih banyak produsen pendukung untuk melakukan lokalisasi di Indonesia.
 
Pembangunan pabrik itu tidak hanya akan menambah investasi dalam negeri, menambah pasokan kendaraan ramah lingkungan, namun juga akan membuka peluang baru bagi terciptanya lapangan kerja terutama bagi masyarakat sekitar. Pabrik itu diperkirakan dapat menyerap 1.500 tenaga kerja lokal.

Dukungan pemerintah

Sementara  Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian Indonesia Taufik Bawazier mengungkapkan, saat ini pemerintah fokus pada penerapan program percepatan peningkatan ekosistem elektrifikasi kendaraan bermotor guna memenuhi komitmen pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
 
"Saat ini pemerintah berfokus pada penerapan program percepatan peningkatan ekosistem elektrifikasi kendaraan bermotor.  Beberapa isu terkait perubahan iklim dan peningkatan tren penggunaan energi baru dan terbarukan telah menjadi katalisator transformasi industri kendaraan bermotor di Indonesia," ujarnya.
 
Terkait transformasi tersebut, Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2023 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 Tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLB-Battery Electric Vehicle) untuk Transportasi Jalan.
 
Sejalan dengan Perpres 79 tahun 2023 tersebut, Kemenperin telah menerbitkan 2 (dua) Peraturan Menteri Perindustrian yakni Permenperin Nomor 28 Tahun 2023 tentang perubahan atas Permenperin Nomor 6 Tahun 2022 tentang Spesifikasi, Peta Jalan Pengembangan dan Ketentuan Perhitungan Nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) KBLB. Dan Permenperin Nomor 29 Tahun 2023 Tentang Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai Dalam Keadaan Terurai Lengkap dan Keadaan Terurai Tidak Lengkap.
 
"Penerbitan aturan-aturan tersebut diharapkan dapat lebih menarik investasi sekaligus percepatan market creation Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia," ungkap dia.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(END)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan