Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI
Ilustrasi. FOTO: MI/RAMDANI

Januari-Mei 2022, BPS: Ekspor Komoditas Sulsel Capai Rp11,84 Triliun

Antara • 03 Juli 2022 07:31
Makassar: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan (Sulsel) Suntono menyebutkan nilai ekspor berbagai komoditas unggulan di daerah setempat pada periode Januari hingga Mei 2022 mencapai USD791,11 juta atau setara dengan Rp11,84 triliun. Diharapkan kondisi ini bisa terus meningkat di masa mendatang.
 
"Catatan kami, nilai ekspor selama lima bulan mencapai USD791,11 juta," ujarnya, dilansir dari Antara, Minggu, 3 Juli 2022.
 
Suntono mengatakan nilai transaksi ekspor dan impor setiap bulan fluktuatif. Bahkan sebelum pandemi merebak di hampir semua negara transaksi terkadang melonjak dan pada bulan-bulan berikutnya turun cukup banyak.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Fluktuasi nilai transaksi itu normal. Itu semua tergantung permintaan dari negara tujuan. Kalau produksi naik pasti permintaannya naik dan itu memengaruhi nilai transaksinya," tuturnya.
 
Dari sekian banyak komoditas ekspor ada lima komoditas yang kontribusi nilainya sangat besar dan memengaruhi nilai transaksi perdagangan. Lima komoditas utama yang menjadi andalan Sulsel yakni nikel, besi dan baja, biji-bijian berminyak, garam, belerang dan kapur, lak, getah dan damar; Ikan dan udang, olahan makanan hewan serta daging dan Ikan olahan.
Baca: Asuransi Jiwa Wanaartha Sedang Bernegosiasi dengan Calon Investor

Untuk nikel, nilai transaksinya USD472,93 juta, ekspor besi dan baja sebesar USD131,44 juta; biji-bijian berminyak sebesar USD91,67 juta, garam belerang dan kapur sebesar USD34,53 juta, lak, getah dan damar sebesar USD20,41 juta, Ikan dan udang USD15,59 juta, olahan makanan hewan sebesar USD8,76 juta, serta daging dan Ikan olahan sebesar USD6,37 juta.
 
Sebagian besar ekspor ditujukan ke Jepang, Tiongkok, Taiwan, Filipina, dan Fiji dengan kontribusi ekspor masing-masing sebesar USD119,11 juta, USD61,03 juta, USD3,16 juta, USD1,40 juta, dan USD0,49 juta.
 
"Ada 10 komoditas yang diekspor itu memberikan nilai transaksi yang cukup besar dan lima di antaranya nikel, biji-bijian berminyak, besi dan baja; garam, belerang dan kapur: serta lak, getah dan damar. Kelima kelompok komoditas ini nilai transaksinya sangat besar," pungkasnya.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif