Ilustrasi. Foto Istimewa.
Ilustrasi. Foto Istimewa.

RI-Korsel Mantapkan Kerja Sama Industri Kreatif

Husen Miftahudin • 14 November 2022 09:23
Jakarta: Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) semakin memantapkan kerja sama di bidang industri kreatif. Hal ini ditandai dengan kerja sama strategis antara perusahaan label rekaman dan manajemen artis asal Indonesia, Trinity Optima Production (TOP) dengan perusahaan entertainment asal Korea Selatan Asimula Inc yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang virtual live performance dan platform pertunjukan musik.
 
Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea Gandi Sulistiyanto berharap kerja sama di bidang industri kreatif ini bisa terus berkesinambungan.
 
"Ini contoh nyata bahwa generasi muda penerus bangsa produktif dalam mencari celah kolaborasi industri kreatif dan digital. Satu pesan saya agar kerja sama ini tidak bersifat one time off, melainkan terus berkesinambungan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu, 13 November 2022.
 
Dari perspektif kekuatan ekonomi nasional, menurutnya, musik adalah salah satu sub-sektor yang paling potensial. Karenanya, kerja sama industri kreatif di Indonesia penting untuk terus diperkuat dari berbagai aspek.
 
"Korea Selatan kini menjadikan industri kreatif sebagai salah satu tulang punggung perekonomian negara," tutur dia.
 
CEO Trinity Optima Production Yonathan Nugroho menyampaikan kerja sama ini bertujuan meningkatkan akses pelaku industri entertainment, khususnya musik dari Indonesia ke Korea Selatan dan sebaliknya. Ia menuturkan, Korea Selatan memiliki keunggulan dalam hal pengelolaan setiap talent sehingga nyaris semuanya punya potensi go internasional.
 
"Talent-talent K-pop yang mendunia itu punya satu kesamaan, yakni mereka dilatih untuk menghadapi market internasional, dimulai dari lagu-lagu yang punya unsur bahasa asing, kemampuan bahasa asing tiap personil, dan gaya berpakaian," tuturnya.
 
Baca juga: Jokowi: Indonesia Ambil Peran Terdepan Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif

 
Yonathan mengutarakan pandangannya mengenai kepiawaian perusahaan talent management Korea Selatan dalam mengolah suatu bidang industri kreatif tradisional menjadi sesuatu yang kekinian, trendy, serta menyentuh selera generasi anak muda. Salah satunya adalah lagu Arirang yang dapat dikembangkan menjadi pop, jazz, dan rock.
 
"Di Indonesia, musik tradisional seperti dangdut dan campursari juga bisa dikembangkan, dan inilah yang jadi salah satu cita-cita kami lewat kerja sama ini," tambahnya.
 
Ia menegaskan, TOP sebagai perusahaan yang memiliki ekosistem hiburan komprehensif menyatakan siap untuk membuka akses pada kolaborasi cross-sector kepada Asimula dan talent-talent atau proyek kreatifnya.
 
"Kami berharap dengan adanya partner baru ini, proses transfer knowledge bisa berlangsung lancar dan membawa manfaat positif bagi perusahaan, seluruh stakeholders, dan tentunya menginspirasi kebahagiaan bagi penikmat karya-karya talent anak bangsa," sebut Yonathan.
 
Sementara itu, CEO Asimula Inc Asim Fauzi mengatakan kerja sama ini akan berfokus pada tiga tahap, yaitu dimulai dari produksi konten digital, kemudian musik, dan dilanjutkan dengan kolaborasi di bidang sektor perfilman dan TV.
 
"Pandemi covid-19 selama dua tahun ini menyebabkan masyarakat terbiasa melihat penampilan artis secara digital, sehingga memberikan potensi lebih bagi talenta kreatif Indonesia untuk muncul di platform digital dengan konsumen yang lebih luas lagi, termasuk ke Korea Selatan," jelas dia.
 
*Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun google news Medcom.id*
 
(HUS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif