Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto: dok BKPM.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto: dok BKPM.

Soal UMP 2022, Bahlil Minta Buruh Berjiwa Besar

Ekonomi buruh ump Bahlil Lahadalia Upah Minimum Kenaikan Upah Minimum
Husen Miftahudin • 01 Desember 2021 21:47
Jakarta: Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia meminta buruh berjiwa besar untuk menerima kenaikan upah minimum provinsi (UMP) rata-rata 1,09 persen pada 2022. Kenaikan UMP 2022 yang kecil lantaran ekonomi tengah lesu akibat terkena dampak pandemi covid-19.
 
"Kita tahu pandemi lagi melanda negara kita dan ekonomi baru positif di kuartal dua dan kuartal ketiga. Tapi 1,5 tahun kemarin minus. Ini ibarat mobil perusahaan ini baru pemanasan, baru ganti oli, tiba-tiba dikasih beban tinggi, bisa-bisa mobilnya masuk got," ujar Bahlil dalam konferensi pers virtual, Rabu, 1 Desember 2021.
 
Bahlil menceritakan pengalamannya ketika menjadi pengusaha. Ia merasa kasihan dengan perusahaan yang hingga kini terus berusaha untuk bertahan dengan mengambil pinjaman baru (refinancing).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyebut, tidak sedikit pengusaha yang saat ini hanya mampu untuk membayar bunga pinjamannya. Sedangkan pokok bunganya masih ditangguhkan hingga kas perusahaan mengalami perbaikan.
 
"Saya punya pengalaman jadi pengusaha, kami kalau pengusaha berpikir tidak hanya bagaimana mendapatkan profit. Tapi menjaga keberlangsungan usaha juga. Karena kalau dia tidak punya kemampuan membayar pegawainya, perusahaan tutup," tegasnya.
 
Oleh karena itu, ia meminta para buruh untuk bersikap bijaksana dan tidak menuntut kenaikan upah. Namun, dia mengaku tak punya kewenangan untuk menentukan upah minimum tenaga kerja.
 
"Sama-sama kita harus berjiwa besar. Teman teman buruh juga saya hargai pikiran mereka, tapi kita harus pada titik tengah. Jadi mereka dapat gaji tapi usaha jangan kita kasih beban tinggi, kasihan mereka," pungkas Bahlil.
 
(AHL)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif