UMKM. Foto : MI/Adam.
UMKM. Foto : MI/Adam.

UMKM Halal Go Digital Bantu Tingkatkan Perekonomian Nasional dan Kesejahteraan Masyarakat

Eko Nordiansyah • 07 November 2021 18:02
Jakarta: Pengembangan industri halal perlu dilakukan secara inklusif dengan mengoptimalkan potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Pemberdayaan UMKM halal melalui pemanfaatan teknologi digital akan menjadi kekuatan  besar yang berdampak siginifikan bagi peningkatan perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat.
 
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan UMKM Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin mengatakan pemerintah terus mendorong pengembangan industri halal secara inklusif dengan mengoptimalkan potensi UMKM yang saat ini diperkirakan mencapai 64,2 juta unit usaha.
 
"Pemerintah terus mendorong pendampingan terintegrasi dan berkelanjutan diantaranya melalui sinergi peran Pusat Layanan Usaha Terpadu K-UMKM di daerah dengan program pendampingan yang dilaksanakan Kementerian/Lembaga dan platform digital," kata dia dalam keterangan di Jakarta, Minggu, 7 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk itu, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mendorong sinergi program antara pemerintah, kementerian/lembaga (K/L), dan platform digital untuk mengakselerasi UMKM halal go-digital melalui 'Program Pelatihan Digitalisasi Pemasaran dan Manajemen Produk Halal bagi 1.000 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Provinsi Sumatera Barat.
 
Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Koperasi dan UKM, BPJPH Kementerian Agama, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang didukung oleh empat platform digital yaitu Tokopedia, Blibli, Bukalapak, dan LinkAja Syariah. Pelatihan terdiri dari beberapa materi diantaranya perizinan tunggal dan sertifikasi halal, digitalisasi pemasaran, manajemen keuangan dan layanan keuangan digital, dan pemanfaatan omnichannel.
 
Kepala  BPJPH Muhammad Aqil Irham menyampaikan, kemudahan pengajuan sertifikasi halal yang sudah full online diharapkan dapat meningkatkan minat pelaku UMKM untuk mengurus sertifikasi halal. Menurut dia, kehadiran layanan online ini akan mempercepat proses pemberian sertifikat halal, sehingga tidak akan menyulitkan UMKM.
 
"Proses pengajuan sertifikasi halal yang dilaksanakan penuh secara online, termasuk sertifikasi halal yang dikeluarkan dalam bentuk sertifikat digital, diharapkan mampu mempercepat layanan sertifikasi halal dan meningkatkan aksesibilitas, transparansi serta akurasi data yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem manual," ujar dia.
 
Sementara itu, Asisten Deputi Perlindungan dan Kemudahan Usaha Mikro Kemenkop UKM Rahmadi mengungkapkan, besarnya potensi ekonomi syariah di Indonesia. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan program pelatihan sebagai bentuk dukungan sinergi berbagai pihak untuk mempercepat adaptasi digital dan sertifikasi halal bagi UMKM.
 
"Tranformasi UMKM didorong pemerintah dengan menyiapkan sejumlah terobosan untuk memperkuat UMKM, diantaranya sertifikasi halal dan kemudahan perizinan, percepatan digitalisasi, pengalokasian pengadaan barang dan jasa pemerintah pusat dan daerah bagi produk UMKM, penyediaan infrastruktur publik, kemitraan UMKM dengan usaha besar, pengembangan koperasi modern, program peningkatan kapasitas usaha UMKM dan koperasi, serta inkubator usaha," pungkas dia.

 
(SAW)


LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif