Ilustrasi. FOTO: MI/ADAM DWI
Ilustrasi. FOTO: MI/ADAM DWI

Ekosistem Bisnis Berubah, LPEI Dorong UMKM Rambah Pasar Ekspor

Ekonomi Ekspor UMKM LPEI (Eximbank Indonesia) UMKM Indonesia
Eko Nordiansyah • 14 Oktober 2021 10:20
Jakarta: Pandemi covid-19 yang berlangsung hampir dua tahun ini memberikan dampak bagi ekonomi dan bisnis, tak terkecuali para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Indonesia. Kegiatan operasional para pelaku UMKM menjadi terganggu, dan memaksa pelaku usaha beradaptasi dengan perubahan di ekosistem bisnis.
 
Untuk itu, Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan dalam peningkatan ekspor nasional berupaya untuk menambah kompetensi para pelaku UMKM dengan memberikan berbagai pelatihan. Salah satunya pelatihan pemasaran digital (digital marketing) bagi 52 pelaku UMKM di Kendal.
 
Direktur pelaksana II LPEI Maqin U. Norhadi mengatakan, pelatihan dalam program Coaching Program for New Exporter (CPNE) ini merupakan sebuah program pelatihan yang diberikan secara sistematis dan berkelanjutan. Pelatihan CPNE tematik Kendal ini merupakan wujud kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kendal.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sinergi memajukan ekspor Indonesia antara LPEI dengan Pemerintah Kabupaten Kendal dalam rangka mendorong pelaku UKM dan komoditas unggulan daerah untuk masuk ke pasar internasional serta mampu meningkatkan ekspor Kabupaten Kendal," kata dia, dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 14 Oktober 2021.
 
Pelatihan digital marketing CPNE yang dirancang secara sistematis dan berkelanjutan ini dilaksanakan di Pendopo Pemerintah Kabupaten Kendal selama dua hari pada 6-7 Oktober 2021. Pelatihan ini merupakan yang kedua sebagai rangkaian agenda pelatihan CPNE tematik di Kota Kendal yang telah diadakan sejak Juni lalu.
 
“CPNE dirancang untuk memberikan pelatihan secara sistematis dan berkelanjutan. Artinya para peserta dibimbing dengan berbagai modul pelatihan dari mulai pelatihan dasar hingga tingkat lanjut selama satu tahun. Sehingga diharapkan para pelaku UMKM dapat menjadi eksportir baru yang benar-benar siap bersaing di pasar global," ungkap Maqin.
 
Pada hari pertama, salah satu eksportir yang juga lulusan CPNE 2015 Sumhaji membagikan pengalaman dan tips bagaimana memanfaatkan media sosial sebagai saluran pemasaran bisnis ekspornya ke pasar global. Selain itu, ia juga mengajarkan memanfaatkan global marketplace, serta menyusun strategi pemasaran digital.
 
"Di masa pandemi seperti saat ini strategi pemasaran digital memiliki peranan penting bagi para pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan bisnis yang ditimbulkan akibat pandemi covid-19. Pemasaran digital dapat menjadi alternatif bagi para pelaku UMKM untuk menggaet calon pembeli luar negeri secara online," ujar dia.
 
Selain digital marketing, di hari kedua pelatihan CPNE ini para peserta juga diberikan pemahaman tentang metode pembayaran internasional serta informasi mengenai akses pembiayaan ekspor dari LPEI. Topik ini dinilai tidak kalah penting bagi para UMKM untuk dapat menembus pasar ekspor.
 
(ABD)


LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif