Ilustrasi. FOTO: dok Panitia G20 Indonesia
Ilustrasi. FOTO: dok Panitia G20 Indonesia

23 Hotel Bersertifikat CHSE di Bali Siap Sukseskan G20

Antara • 15 September 2022 08:15
Denpasar: Kepala Dinas Pariwisata Bali Tjok Bagus Pemayun menyampaikan sebanyak 23 hotel bersertifikat Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) telah siap 100 persen untuk delegasi KTT G20 di November.
 
"Ada 23 hotel di kawasan Nusa Dua, Jimbaran, dan Kuta. Persiapannya sudah 100 persen," kata Tjok Bagus, di Denpasar, dikutip dari Antara, Kamis, 15 September 2022.

 
Kepala Dinas Pariwisata Bali ini mengatakan 23 hotel tersebut telah terbagi ke dalam beberapa kelas mulai dari hotel berbintang tiga, bintang empat, hingga hotel bintang lima.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Dari sisi hotel yang dipakai sebagai tempat para delegasi sudah siap, baik itu fasilitas maupun standar CHSE atau pengamanan, karena itu polisi dan PHRI yang melakukan standarisasi," ujar Tjok.
 
Selain itu, pihak Dinas Pariwisata bersama Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali juga telah melakukan serangkaian koordinasi untuk menyiapkan hotel di luar 23 tadi. Menurutnya ini akan berguna apabila harus dilakukan pemindahan.
Baca: Sri Mulyani: Penerimaan Pajak 2023 Bakal Naik Rp2,9 Triliun karena PPN

"Untuk daerah wisata juga sudah koordinasi dengan kabupaten kota, kepada kepala dinas pariwisata termasuk para pengelola agar fasilitas pendukungnya disiapkan dengan baik," kata Tjok Bagus.
 
Yang menjadi perhatian penting terkait akomodasi maupun lokasi tujuan para delegasi, kata Tjok, adalah catatan sertifikat CHSE. Menurutnya dengan memiliki sertifikasi bahwa lokasi tersebut sehat, aman, dan nyaman maka optimistis akan banyak kunjungan.
 
Tak hanya menyambut puncak KTT G20 pada November, hingga saat ini berkat serangkaian pertemuan internasional itu tingkat hunian dan kunjungan ke Bali telah meningkat. Tjok Bagus menyebut kunjungan wisatawan mancanegara meningkat hingga 45 persen, salah satunya berkat KTT G20.
 
Untuk memanfaatkan momentum itu, dinas pariwisata berupaya menyamaratakan kawasan di Bali dengan mengarahkan pertemuan agar dilakukan tak hanya di Bali Selatan. "Upaya kita mendorong ada pelaksanaan event yang kaitannya dengan MICE dengan kapasitas kecil 150-an kita dorong diadakan di Candidasa atau Lovina yang memang pemerataan," pungkasnya.

 
(ABD)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif