Menteri BUMN Erick Thohir saat berkunjung ke Bio Farma. Foto: dok Kementerian BUMN.
Menteri BUMN Erick Thohir saat berkunjung ke Bio Farma. Foto: dok Kementerian BUMN.

Menteri BUMN Minta Kepala Daerah Jaga Kualitas Vaksin

Ekonomi Bio Farma Erick Thohir vaksin covid-19
Suci Sedya Utami • 07 Januari 2021 19:06
Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memintah agar kepala daerah bisa menjaga kualitas vaksin yang telah didistribusikan oleh PT Bio Farma (Persero) dan telah tiba di masing-masing daerah.
 
Hal tersebut disampaikan Erick saat kunjungan kerja ke kantor pusat Bio Farma di Bandung, Jawa Barat. Didampingi Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir, Erick meninjau pusat komando yakni tempat memonitor data produksi, penyimpanan dan distribusi secara real time berbasis teknologi Internet of Things (IoT).
 
Teknologi tersebut menggunakan barcode 2D, GPS, sensor suhu ruangan penyimpan vaksin yang akan menjalankan sistem sensor behaviour untuk memantau gerakan armada, kondisi kendaraan, dan personel pengantar vaksin baik saat pengiriman vaksin mulai gedung distribusi Bio Farma secara real time hingga titik akhir pengantaran ke gudang farmasi Dinas Kesehatan Provinsi, Kota dan Kabupaten, atau fasilitas kesehatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Erick menilai sejauh ini Bio Farma telah siap memantau pergerakan vaksin yang sudah dikirim ke 34 provinsi. Hal ini harus diimbangi oleh langkah di setiap daerah dalam menjaga kualitas vaksin yang telah didistribusikan.
 
Baca: Erick Thohir: Bahan Baku Vaksin Covid-19 Dikirim Pertengahan Januari
 
"Saya meminta dengan hormat kepada para kepala daerah untuk menjaga agar vaksin-vaksin yang diterima berada dalam cold storage dengan suhu 2-8 derajat. Jangan sampai ada kegagalan dalam penyimpanan di daerah sehingga kualitas vaksin akan menurun karena penyimpanan tidak sesuai standar," ujar Erick, Kamis, 7 Januari 2021.
 
Erick juga mengapresiasi penggunaan IoT untuk memonitor produksi, suhu di tempat penyimpanan hingga truk pengiriman, dan distribusi vaksin secara akurat dan real time.
 
"Tidak hanya urusan penyediaan dan produksi. Yang juga menjadi misi penting Bio Farma menjaga mutu dan ketepatan waktu hingga pengiriman terakhir ke seluruh provinsi. Jangan sampai gagal. Ini demi Indonesia," ujar Erick.
 
Lebih lanjut keberadaan pusat komando ini juga berfungsi membaca lokasi, kecepatan dan kondisi darurat lainnya; jika termonitor hal di luar standar, sistem akan mengirim peringatan untuk pengambilan keputusan dan tindakan yang diperlukan. Pusat komando juga dapat memonitor data pengiriman yang siap kirim hingga rasio pengiriman yang terlambat maupun tepat waktu.
 
(AHL)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif